Luhut Bantah Isu Sri Mulyani Akan Mundur, Justru Persilakan Menteri Lain Tinggalkan Kabinet Jokowi

Mengenai isu beberapa menteri di Kabinet Indonesia Maju akan mundur dikaitkan motif politik tertentu.


zoom-inlihat foto
Menteri-Koordi-5566.jpg
Tribunnews/Naufal Lanten
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan secara tegas menepis isu Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan mundur dari Kabinet Indonesia Kerja.

"Enggak ada (Sri Mulyani mundur), baik-baik saja," kata Luhut saat ditemui di Kantor Kemenko Marves, Jakarta, Jumat (26/1/2024), dikutip dari Kompas.com.

Sementara itu, mengenai isu beberapa menteri di Kabinet Indonesia Maju akan mundur dikaitkan motif politik tertentu.

Luhut mempersilakan menteri yang ingin mundur dari kabinet.

Bahkan, ada yang sudah ditawarkan mundur, namun, tak kunjung mengundurkan diri dari kabinet.

"Silakan aja mundur, sudah ditawarin mundur, enggak mundur-mundur," ujarnya.

Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan (KOMPAS.com/Ade Miranti)

Terpisah, Sri Mulyani merespons isu yang beredar soal kabar dirinya akan mundur dari Kabinet Indonesia Maju (KIM) yang dipimpin Presiden Joko Widodo.

"Ini (saya) kerja. Saya bekerja. Saya bekerja," ujar Sri Mulyani di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (19/1/2024).

Baca: Luhut Kalah Telak, Aktivis HAM Haris Azhar dan Fatia Divonis Bebas dari Kasus Pencemaran Nama Baik

Sebelumya, isu mundurnya Sri Mulyani disampaikan oleh ekonom senior Faisal Basri.

Faisal meminta agar menteri-menteri mundur dari kabinet.

Hal tersebut menyusul ungkapan kekecewaan terhadap kebijakan Pemerintahan Presiden Jokowi yang dianggap tidak netral pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Dalam seruan tersebut, Faisal menyebut nama Sri Mulyani, Pramono Anung dan Basuki Hadimuljono.

"Ayo sama-sama kita bujuk Bu Sri Mulyani (Menteri Keuangan), Pak Basuki (Menteri PUPR), dan beberapa menteri lagi untuk mundur. Itu efeknya dahsyat. Secara moral, saya dengar Bu Sri Mulyani paling siap untuk mundur. Pramono Anung (Sekretaris Kabinet) sudah gagap. Kan PDI (PDI Perjuangan) belain Jokowi terus, pusing," klaim Faisal dalam Political Economic Outlook 2024 di Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (13/1/2024) sebagaimana dikutip dari Tribunnews.

Sementara, Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana merespons seruan agar menteri-menteri di Kabinet Indonesia Maju yang dipimpin Presiden Joko Widodo mundur.

Menurutmua, saat ini seluruh menteri tetap kompak dan solid membantu Presiden.

"Seluruh Menteri Kabinet Indonesia Maju tetap kompak dan solid membantu Presiden untuk memimpin penyelenggaraan pemerintahan sampai akhir masa jabatannya," ujar Ari dalam keterangan tertulisnya pada Kamis (18/1/2024).

"Terkait isu yg sengaja dilemparkan oleh beberapa pihak bahwa ada menteri yang siap mundur atau tidak nyaman dalam pemerintahan, tanyakan saja ke pihak-pihak melontarkan isu tersebut," tambahnya.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di


KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Pokun Roxy (2013)

    Pokun Roxy adalah sebuah film horor komedi Indonesia
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved