Nasib Pilu Anak Baliah Pengemis 'A Kasian A' Ogah Sekolah usai Diolok-olok, Tak Suka Ibunya Diejek

Viralnya Baliah pengenis A kasian A di Bohor berdampak pada anaknya yang tidak mau sekolah karena diejek teman-temannya


zoom-inlihat foto
Nasib-Pilu-Anak-Baliah-Pengemis-A-Kasian-A-Ogah-Sekolah-usai-Diolok-olok-Tak-Suka-Ibunya-Diejek.jpg
Tribun Network Kolase
Nasib Pilu Anak Baliah Pengemis 'A Kasian A' Ogah Sekolah usai Diolok-olok, Tak Suka Ibunya Diejek


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Inilah nasib pilu Fitri, anak Baliah pengemis A kasian A yang viral.

Anak tunggal Baliah ini bahkan tak mau sekolah lantaran diejek oleh teman-temannya.

Saat ini, pengemis 'A kasian A' yang diketahui bernama Baliah kini tengah viral.

Rupanya viralnya Baliah ini juga berdampak pada anaknya.

Bukan dampak positif, anak Baliah justru mendapatkan perundungan akibat viralnya sang ibu.

Pasca-ibunya jadi perbincangan satu Indonesia karena aksinya mengemis, Fitri, anak tunggal dari pengemis viral itu merasakan kepiluan.

Fitri bahkan sampai ogah bersekolah karena diolok-olok temannya.

Baca: KISAH Sedih Pengemis A Kasian A Viral, Punya Gangguan Mental dan Hidup di Rumah Penuh Perabot Tua

Baca: Punya Keluarga Kaya, Alasan Baliah Menjadi Pengemis di Gunung Salak Buat Orang Teteskan Air Mata

Hal itulah yang membuat pribadi Fitri berubah dari ceria menjadi lesu.

Setidaknya hal tersebut terlihat saat Fitri didatangi para konten kreator media sosial baru-baru ini.

Youtuber serta konten kreator Donny Ramadhan, Faisal Soh, dan Rivan beberapa waktu ke belakang mendatangi rumah pengemis viral a kasian a, Baliah.

Baliah, sosok pengemis di kawasan wisata Gunung Bunder yang sedang viral bersama suaminya Ropik, Jumat (12/1/2024).
Baliah, sosok pengemis di kawasan wisata Gunung Bunder yang sedang viral bersama suaminya Ropik, Jumat (12/1/2024). (IST)

Seperti diketahui, Baliah yang beralamat di Desa Ciasihan, Pamijahan, Kabupaten Bogor tengah jadi fenomena baru di media sosial.

Aksinya mengemis di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) ramai diperbincangkan.

Bahkan khalayak di media sosial ramai memparodikan gaya mengemis Baliah yang khas.

Sementara publik di media sosial merasa terhibur dengan parodi mengemis itu, Fitri anak Baliah justru merasakan hal sebaliknya.

Saat ditanyai konten kreator Donny, Fitri mengaku sedih pasca-ibunya viral.

Bocah 11 tahun itu rupanya tak suka sang ibu dijadikan bahan bercandaan.

Terlebih akibatnya, Fitri pun ikut jadi sasaran ejekan teman-temannya di sekolah.

Hal itulah yang membuat Fitri akhirnya mogok sekolah.

Bocah yang masih duduk di kelas 5 SD itu lantas menitipkan pesan menohok kepada netizen di media sosial.

Yakni agar tidak memparodikan lagi gaya Baliah saat mengemis.

"Pas kemarin viral ada yang olok-olok?" tanya Donny dilansir TribunnewsBogor.com dari konten TikTok-nya, Selasa (16/1/2024).

"Ada," ujar Fitri.

Baca: Siapa Sosok Wanita Pengemis A Kasian A di Bogor? Ternyata Sudah Lama Ngemis di Hutan Bawa Baskom

Baca: NGEYEL! Erik Masih Minta-minta di Bogor, Pengemis Kaya Raya Ini Apakah akan Dikurung?

"Orang-orang tahu ibunya a kasian a, kamu senang enggak digituin?" tanya Donny lagi.

"Enggak, enggak," pungkas Fitri seraya lesu.

"Aku mau kasih tahu ke orang-orang, stop jadi becandaan kayak gitu. Karena Fitri, anaknya (Baliah) enggak mau digituin," ujar Donny mewakili Fitri.

Melihat Fitri lesu, Donny dan rekannya pun menghiburnya dengan hadiah.

Ya, para konten kreator memberikan sederet kado untuk Fitri.

Yakni berupa tas dan perlengkapan sekolah, sepatu, hingga sepeda baru.

Tak cuma Fitri yang merasa pilu lantaran Baliah jadi bahan ejekan, saudaranya pun ikut nelangsa.

"Sebagai keluarga saya merasa sakit kayak bahan candaan, ejekan gitu. Bukan apa-apa ya, dia kan punya anak, nanti jadi bahan ejekan," kata keluarga Baliah.

Adapun perihal aksi Baliah mengemis, keluarga mengaku sering melarangnya.

Namun hal tersebut tetap dilakukan Baliah hingga akhirnya viral.

Curahan hati anak pengemis Bogor a kasian a yang tengah viral jadi sorotan. Bocah laki-laki bernama Fitri itu sempat mogok sekolah karena tak tahan diolok-olok temannya
Curahan hati anak pengemis Bogor a kasian a yang tengah viral jadi sorotan. Bocah laki-laki bernama Fitri itu sempat mogok sekolah karena tak tahan diolok-olok temannya (kolase TikTok)

"Udah sering bilangin bibi jangan kayak gitu (mengemis)," akui keluarga Baliah.

Padahal selama ini, perekonomian Baliah dibantu sang suami, Ropik.

Kendati tunarungu, Ropik nyatanya masih kerap bekerja serabutan.

"(Suaminya Baliah) kerja serabutan kalau ada yang nyuruh," ungkap keluarga sang pengemis.

Kini, pasca-Baliah tenar, keluarga bersyukur.

Namun keluarga tak mengizinkan jika Baliah diundang di televisi atau podcast.

Hal itu ditolak keluarga Baliah karena khawatir dengan ketenarannya dalam hal negatif.

"Buat tenar di TV saya enggak ngizinin, buat apa?" kata keluarga Baliah.

Alasan Baliah Menjadi Pengemis di Gunung Salak Buat Orang Teteskan Air Mata

Baliah viral karena jargon khasnya ketika sedang meminta-minta yaitu 'a kasihan a'.

Namun, siapa sangka, Baliah ternyata memiliki saudara yang kaya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Lilih selaku Kepala Desa (Kades) Ciasihan, Pamijahan, Bogor, Jawa Barat.

Lantas, apa alasa Baliah menjadi pengemis?

Lilih mengatakan, ia sudah sering mengarahkan Baliah agar tak mengemis.

Namun, karena keterbelakangan mental yang dialaminya membuat arahan yang diberikan tak dihiraukan.

KISAH Sedih Pengemis 'A Kasian A' Viral, Punya Gangguan Mental dan Hidup di Rumah Penuh Perabot Tua
KISAH Sedih Pengemis 'A Kasian A' Viral, Punya Gangguan Mental dan Hidup di Rumah Penuh Perabot Tua (Kolase Tribunnewswiki/Tribun Network)

Baca: Jadwal Siaran Langsung Indonesia vs Irak Piala Asia 2023 Hari Ini, Mulai Jam 21.30 WIB, Live RCTI

Iya warga saya, cuma dia agak kurang, jadi susah dikasih tahunya, ngemis lagi-ngemis lagi," kata Lilih, Sabtu (13/1/2024), dikutip dari TribunnewsBogor.com.

Ia pun membenarkan bahwa Baliah masuk dalam kategori keluarga tak mampu.

Namun, sebenarnya, Baliah masih memiliki kerabat yang terbilang mampu dari segi ekonomi.

"Di lain pihak saudaranya juga pada kaya, cuma susah dibilanginnya mau gitu aja," ujar Lilih.

"Suaminya kalau kerja bisa, cuma enggak bisa bicara aja," tandasnya.

Sementara itu, Baliah mengungkap curhatan bahwa ia mengemis mencari nafkah demi wifi anaknya.

Di balik perjuangannya demi anak, Baliah juga mengaku alasan mencari nafkah karena juga kondisi suaminya yang memilukan tak bisa mencari uang.

Baca: Nasib Akhir Pengemis A Kasihan A Usai Viral, Uang Jutaan Rupiah Bakal Sirna, Kades Tegas: Dia Kaya

Kehidupan Baliah tak seperti dugaan kebanyakan netizen di media sosial.

Baiah ternyata tak kaya, rumah Baliah juga tidak mewah.

Wanita asal desa Ciasihan ini tinggal bersama suaminya, Ropik seorang tuna rungu.

Mereka memiliki seorang anak yang kini duduk di bangku kelas 5 SD.

"Mau berangkat gak punya ongkos," kata Baliah di rumahnya, Sabtu (13/1/2024).

Meski tinggal di belakang kantor pemerintah, Baliah tetap saja tidak sejahtera.

Ia harus mengemis demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Baca: Profil Lisa Rumbewas, Legenda Angkat Besi Asal Papua yang Meninggal, Punya Riwayat Sakit Epilepsi

Baliah mengatakan, dia mulai mengemis sejak pagi hingga sore hari di kawasan Wisata Gunung Bunder yang berada di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).

Sudah setahun lebih Baliah mengemis di tempat ini.

"Tadinya di Curug Cigamea, terus di sini tiap Sabtu sama Minggu. Kalau hari-hari biasa, keliling (sekitar pemukiman)," ujarnya saat dijumpai di kediamannya, Jumat (12/1/2024).

Sementara terkait dengan gayanya meminta-minta, Baliah mengaku itu merupakan inisiatifnya. Ia mengetahui bahwa dirinya sedang diperbincangkan oleh warganet.

Namun, dia tidak memahami secara utuh konteks dari viral, karena dia bukanlah orang yang paham akan teknologi.

Penghasilan sehari Rp100 ribu

Baliah mengaku, dalam sehari, penghasilannya mengemis mencapai Rp 100.000. Namun, itu merupakan penghasilan kotor karena masih harus dipotong untuk biaya ojek. Jarak dari rumahnya ke lokasi mengemis sekitar 30 menit.

"Ojek bolak balik Rp 60.000-Rp 70.000, jajan anak Rp 10.000, beli (voucer koin) WiFi Rp 4.000 (untuk anaknya), sisanya buat beli beras (makan)," ungkapnya.

Baca: Chord Kunci Gitar Panasea - rumahsakit: Takkan Ku Berubah Walau Tak Bersama

Kondisi suami Baliah

Diketahui sosok suami Baliah ini bernama Ropik.

Ia mengalami tuna rungu.

"Gak bisa ngomong," kata Baliah saat didatangi TribunnewsBogor.com ke rumahnya di Desa Ciasihan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.

Ropik sendiri tidak mengemis seperti Baliah.

Diketahui bahwa Ropik bekerja serabutan.

"Gak kerja," terang Baliah, pengemis a kasian a.

Atas kondisi ini, Baliah terpaksa menjadi pengemis.

Senin sampai Jumat, Baliah biasanya hanya keliling ke kampung-kampung.

Sabtu dan Minggu barulah Baliah mengemis di kawasan curug Bogor, Gunung Bunder.

"Ke sana hari Sabtu sama Minggu," katanya.

Baca: Pantas Warga Sidoarjo Diminta Bayar Rp11 Juta untuk Pindahkan Tiang Listrik, PLN Jelaskan Sebabnya

(TRIBUNNEWSWIKI)

Baca berita terkait di sini





BERITATERKAIT
Ikuti kami di


KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Pokun Roxy (2013)

    Pokun Roxy adalah sebuah film horor komedi Indonesia
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved