Gaya Hidup Sehat dan Bugar dalam Pandangan Islam

Barangsiapa bangun di pagi hari dengan badan sehat dan jiwa yang sehat pula, dan rezekinya dijamin


zoom-inlihat foto
Guru-Besar-Bida5.jpg
DOK. Humas UMS
Guru Besar Bidang Kedokteran, Prof., dr., Dr., Em Sutrisna, M.Kes., membahas materi tentang hidup sehat dan bugar dalam pandangan Islam pada Senin (8/1/2024)


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Program Studi Pendidikan Olahraga (POR) Fakultas Keguruan dan Ilmu Kesehatan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Kuliah Umum dengan tema ‘Holistic Wellness: Kesehatan dan Olahraga dalam kajian Holistik’, yang dilaksanakan pada Senin (8/1/2024), di Ruang Seminar Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Kampus II UMS.

Dalam materinya, Guru Besar Bidang Kedokteran, Prof., dr., Dr., Em Sutrisna, M.Kes., membahas materi tentang hidup sehat dan bugar dalam pandangan Islam. 

Menurut Health Organization (WHO), sehat adalah keadaan sejahtera secara fisik, mental dan sosial bukan hanya sekedar tidak adanya penyakit maupun cacat.

“Kemudian kesehatan ini juga diriwayatkan oleh At-Tirmidzi bahwa Rasulullah SAW bersabda: Barangsiapa bangun di pagi hari dengan badan sehat dan jiwa yang sehat pula, dan rezekinya dijamin, maka dia seperti orang yang memiliki dunia seluruhnya,” ungkap Wakil Rektor Bidang IV UMS itu.

 

Baca: Kisah Syamsul Hidayat Dosen Fakultas Agama Islam UMS Diundang Umrah oleh Raja Salman: Jadi Tamu Raja

Baca: Diterpa Hujan Lebat, 14 Motor dan 1 Mobil di UMS Rusak Tertimpa Pohon, WR 2: UMS Bantu Perbaikan

Nabi SAW juga bersabda, lanjutnya, ada dua anugerah yang karenanya banyak manusia tertipu, yaitu kesehatan yang baik dan waktu luang (HR. Bukhari).

“Terdapat pula hadist yang mengungkapkan bahwa mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah SWT. Namun, tidak hanya sehat secara fisik saja tetapi kita perlu memperhatikan pula kesehatan mental dan spiritual,” tegasnya.

Menurutnya, apabila secara fisik badan manusia sehat, maka sebagai seorang manusia dapat melakukan ibadah dengan maksimal. 

“Hal ini juga diperkuat oleh Qs. Al Qasas 26 bahwa orang yang paling baik untuk bekerja adalah orang yang kuat lagi di percaya,” tambah Em Sutrisna.

Narasumber kedua, Dr., dr., Burhannudin  Lehsam, M.Med., Ed., lebih membahas tentang perilaku yang kurang aktif. Perliaku kurang aktif tampaknya sederhana, namun memiliki dampak yang panjang, sehingga bisa menyebabkan penyakit jantung, diabetes mellitus, kematian dini, obesitas dan itu sudah terbukti dari penelitian-penelitian. 

“Oleh karena itu, menurut saya ini materi yang sangat menarik dan semoga itu bisa diamalkan oleh peserta. Itu baru satu variabel, variabel lain seperti variabel makanan juga perlu diperhatikan, seperti menjaga makanan dengan menu yang seimbang,” paparnya. 

Dia juga mengungkapkan bahwa yang menarik pada POR UMS ini ada berfokus pada tiga hal, olahraga prestasi, olahraga rekreasi, dan olahraga kesehatan. Olahraga kesehatan ini menjadi sangat penting, karena dengan sehat bisa beramal dan bisa lebih kuat.

Kegiatan ini berjalan lancar dengan di pandu oleh moderator Agam Akhmad Syaukani, S.Si., M.Ed, dengan menghadirkan narasumber Prof., Wang Mei dari Wuhan Sport University, Prof., dr., Dr., Em Sutrisna, M.Kes dari Universitas Muhammadiyah Surakarta dan Dr., dr., Burhannudin  Lehsam, M.Med., Ed., dari Universitas Muhammadiyah Surakarta. (*)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di


KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - The Period of

    The Period of Her adalah sebuah film drama
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved