KPU Semprot Grace Natalie yang Nyelonong ke Meja Moderator Debat Capres : Tidak Patut

Hasyim menilai tindakan pendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka itu tidak dapat dibenarkan, apa pun motif dan alasannya


zoom-inlihat foto
Grace-Natalie-dan-Isyana-Bagoes-Oka-terpantau-menghampiri-moderator.jpg
KOMPAS.com / Vitorio Mantalean
Grace Natalie dan Isyana Bagoes Oka terpantau menghampiri moderator debat selama hampir 1 menit saat jeda iklan antara segmen 2 dan 3 debat calon presiden (capres).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asy'ari menyayangkan sikap politikus PSI Grace Natalie dan Isyana Bagoes Oka yang menghampiri moderator debat kedua calon presiden kala jeda iklan.

Hasyim menilai tindakan pendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka itu tidak dapat dibenarkan, apa pun motif dan alasannya.

Apalagi, KPU dan perwakilan tim masing-masing calon sudah bersepakat mengenai mekanisme melayangkan protes.

"Dalam pandangan kami, walaupun dari mereka saling mengenal, itu semestinya kan tidak patut untuk dilakukan, karena bisa menimbulkan penilaian yang negatif," ungkap Hasyim kepada wartawan, Minggu (7/1/2024), dikutip dari Kompas.com.

"Karena kan (kita) tidak tahu tau ya. Tahunya cuma mendatangi. Di situ ngomong apa, kan kita enggak tahu," lanjutnya.

Hasyim mengatakan, setiap tim pasangan calon sudah sepakat setelah debat perdana pada 12 Desember 2023 terkait prosedur protes.

Apabila salah satu kubu merasa keberatan dengan tindakan calon atau pendukung lain saat debat digelar, maka protes harus disampaikan oleh liaison officer (LO) masing-masing tim sebagai perwakilan.

LO menyampaikan protes kepada LO dari kubu yang diprotes.

LO dari kubu yang diprotes selanjutnya yang akan menertibkan sendiri pendukung calonnya.

"Jadi yang tepat sebetulnya dalam konteks mengingatkan itu ya melalui LO," tegas Hasyim.

Ia mengatakan, tindakan Grace dan Isyana akan dievaluasi pada rapat koordinasi berikutnya jelang debat keempat.

Grace Natalie sendiri sudah buka suara soal tindakannya bersama Isyana Bagoes Oka berlari menghampiri jurnalis MNC Group, Anisha Dasuki dan Ariyo Ardi, yang menjadi moderator debat capres.

Hal itu terjadi setelah pendukung capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo berulang kali mengangkat salam 3 jari selama 15 detik ketika lawan debat Ganjar, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan, berbicara.

Gestur 3 jari ala Hunger Games ini diperlihatkan Ganjar melalui akun media sosialnya pada akhir November 2023.

"Kami mempertanyakan apa boleh pendukung yang duduk di belakang moderator, setiap paslon menjawab, mengacungkan tangan mereka tinggi-tinggi," kata Grace kepada wartawan pada Minggu (7/1/2024).

Grace Natalie
Grace Natalie (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Keduanya khawatir gerakan-gerakan tersebut mengganggu konsentrasi semua calon yang berbicara.

Dirinya mengingatkan, waktu menjawab masing-masing calon presiden sangat terbatas, yakni sekitar 2 menit.

Dalam waktu pendek itu, mereka harus terus fokus berpikir.

"Karena (gerakan pendukung) pasti tertangkap mata paslon. Itu ada dalam sudut pandang mata paslon," ujar Grace.

Baca: Prabowo dan Anies Baswedan Tak Saling Salaman Usai Debat, Anies: Tidak Tahu ke Mana Harus Salaman

Dua petinggi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang mengusung Prabowo sebagai capres tersebut kemudian berdiskusi dengan Anisha dan Ariyo selama hampir 1 menit saat jeda iklan antara segmen 2 dan 3.





Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di


KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - The Period of

    The Period of Her adalah sebuah film drama
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved