PW Nasyiatul ‘Aisyiyah Jawa Tengah Adakan Konsolidasi Wilayah, Bahas Soal Penguatan Gerakan Rahajeng

Gerakan Rahajeng merupakan gerakan perempuan berkemajuan dengan tetap menjunjung tinggi lokalitas di seluruh wilayah Indonesia


zoom-inlihat foto
PW-Nas3333.jpg
DOK. PWNA Jateng
PW Nasyiatul ‘Aisyiyah Jawa Tengah Adakan Konsolidasi Wilayah, Bahas Soal Penguatan Gerakan Rahajeng


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pimpinan Wilayah Nasyiatul ‘Aisyiyah Jawa Tengah adakan Konsolidasi Wilayah di Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) pada Sabtu-Minggu (6-7/1/2024).

Ketua PWNA Jawa Tengah, Monica Subastia mengatakan, Konsolidasi Wilayah (Konsolwil) ini dilakukan untuk memperkuat Gerakan Rahajeng.

Selain itu kata Monica, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk bersilaturahmi antar Pimpinan Daerah Nasyiatul ‘Aisyiyah se-Jawa Tengah.

Menurutnya, Konsolwil ini penting dilakukan karena di dalamnya terdapat program untuk pendataan yang mana  pendataan tersebut menjadi tolok ukur keberhasilan dan capaian-capaian selama satu periode yang harapannya dapat dilakukan evaluasi secara berkelanjutan. 

Adapun tema yang diambil yakni "Sinergitas Organisasi dalam Mewujudkan Gerakan Perempuan Jawa Tengah Berkemajuan".

Ditambahkan oleh Sekretaris Umum Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Dodok Sartono, suksesnya Gerakan Rahajeng ini harus ada ukurannya. Sehingga dirasa penting adanya KPI (Key Performance Indicator) dalam organisasi untuk dapat diukur keberhasilan kepemimpinan selama masa periodesasi berjalan. Dalam penutupan sambutan, beliau menyampaikan kepada kader Nasyiah untuk memegang 3K dalam berjuang di Nasyiah, 3K tersebut yaitu: Kesungguhan, Keikhlasan dan Kesabaran. 

Baca: Apa Itu Gerakan Nasyiah Jateng Rahajeng? Bakal Dilaunching di Musywil: Tersimpan Makna dan Harapan

Baca: Berikut Susunan Pimpinan Wilayah Nasyiatul ‘Aisyiyah Jawa Tengah Periode 2022–2026, Dipimpin Monica

Diketahui, Gerakan Nasyiah Rahajeng ini dilaunching pada Musywil Nasyiatul Aisyiyah, Jumat (25/8/2023).

Gerakan Rahajeng merupakan gerakan perempuan berkemajuan dengan tetap menjunjung tinggi lokalitas di seluruh wilayah Indonesia. 

Ditambahkan oleh Sekretaris PWNA Jawa Tengah, Mutmainnah, kata Rahajeng sendiri diambil dari bahasa Jawa yang berarti berarti 'selamat' atau 'sejahtera'.

Mutmainnah mengatakan, di balik penyebutan gerakan Rahajeng tersimpan berpuluh makna sekaligus harapan. 

Rahajeng sendiri merupakan akronim dari: Ramah, Harmonis, Jejaring dan Ngayomi. 

Masing-masing akronim menjadi pilar yang mewakili representasi nilai-nilai yang dibawa. 

Simak penjelasan lengkapnya berikut ini:

1. Ramah

Pilar Ramah terbagi dalam 3 aspek: Ramah Perubahan (Adaptif); Ramah Lingkungan; dan Ramah Pengembangan Kreativitas Perempuan.

2. Harmonis 

Pilar Harmonis terbagi dalam 2 aspek: Harmonis dalam Keluarga & Harmonis dalam Keberagaman Masyarakat. 

3. Jejaring

Pilar Jejaring dibangun dari unsur: Strategi Menciptakan Local Leader Perempuan; Mendorong Upaya Diaspora Kader (Persyarikatan, Umat dan Bangsa); Membangun dan merawat Jaringan Lintas Sektor; serta Membangun Literasi Digital guna Mewujudkan Digital Citizenship Berkemajuan. 

4. Ngayomi 





Halaman
12
Ikuti kami di


KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved