Band ini resmi berdiri pada tahun 2000 di Bandung, Jawa Barat.
Peterpan sejatinya adalah band yang tampil reguler di cafe-cafe Bandung. Namun nasib mereka berubah ketika bertemu dengan Noey Java Jive.
Berkat Noey, Peterpan masuk dalam album kompilasi Musica pada 2002.
Peterpan waktu itu membawa lagu mereka yang berjudul “Mimpi yang Sempurna”.
Pada 2003, Peterpan mendapatkan kontrak dari Musica dan merilis album pertama bertajuk “Taman Langit”.
Selanjutnya pada 2004, Peterpan kembali merilis album Bintang di Surga yang membuat namanya kian terkenal. Album ini Peterpan sukses menjual 3 juta copy.
2. Konflik internal
Meski telah merilis beberapa album dan menjadi band yang sedang naik daun, Peterpan justru dilanda konflik internal.
Pada 8 Oktober 2006, Andika yang merupakan pemain keyboard dan Indra pemain bas memutuskan hengkang dari Peterpan.
Posisi Andika kemudian digantikan oleh David dan posisi Indra digantikan Luki.
3. Keberatan Andika soal nama Peterpan dan berganti NOAH
Selepas ditinggal Andika dan Indra, Peterpan masih produktif dan mengeluarkan album Hari yang Cerah… (2007).
Kendati begitu, rupanya Andika keberatan Ariel cs masih menggunakan nama Peterpan.
Sebagai pelepasan nama Peterpan, mereka merilis album yang bertajuk Sebuah Nama, Sebuah Cerita (2008). Hal itu dibarengi dengan David diangkat menjadi personel tetap.
Di tahun 2009, nama Peterpan resmi dilepas oleh Ariel cs.
Di tengah perjalanan mencari nama baru band, Ariel terkena kasus video seks yang membuatnya harus di penjara.
Hingga akhirnya setelah Ariel bebas, mereka memiliki nama band baru yakni NOAH pada 3 Agustus 2012.
4. NOAH jadi identitas baru
Setelah berganti nama NOAH, grup band yang digawangi Ariel, Uki, Lukman, Reza dan David menggelar konser di 5 negara dalam waktu 1 hari.
Kemudian pada September 2012 meluncurkan album studio perdana bertajuk Seperti Seharusnya.