TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kecelakaan maut KA Turangga vs Baraya menewaskan 4 orang dan 37 orang lainnya luka-luka.
Insiden tersebut terjadi di petak Cicalengka-Haurpugur, di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (5/1/2024) pukul 06.03 WIB.
Akibat insiden tersebut 4 orang dinyatakan meninggal dunia dan 37 orang mengalami luka-luka.
“Informasi korban yang ter-update itu sebanyak 37 korban luka, kemudian yang meninggal ada 4 orang. Korban yang luka tersebut sudah dievakuasi ke RSUD Cicalengka dan beberapa puskesmas,” ujar Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo, Jumat (5/1/2024).
Dalam keterangannya EVP of Corporate Secretary KAI Raden Agus Dwinanto Budiadji menyebut petugas yang meninggal adalah masinis, asisten masinis, pramugara, dan polsuska.
Baca: Berikut Daftar 41 Nama Korban Tabrakan KA Turangga VS Bandung Raya, Lengkap dengan Alamat dan RS
Korban selamat
Sementara itu, korban selamat dalam kecelakaan kereta api tersebut menceritakan suasana mencekam saat musiba itu terjadi.
Dilansir dari TribunnewsBogor.com, Bubun Ruhiyat (29) tak menyangka jika dirinya berada di tengah-tengah ratusan penumpang yang saat itu panik sesaat usai kereta bertabrakan.
Bubun Ruhiyat merupakan satu diantara 287 orang yang berada di dalam KA Turangga.
Pria yang juga sebagai petugas kebersihan KA Turangga itu mengaku hanya bisa pasrah saat mendengar kepanikan ratusan penumpang di dalam gerbong.
"Suasananya gelap, chaos, banyak teriak. Saya sendiri hanya bisa pasrah saat kejadian," kata warga Kampung Bojong Koneng, Desa Cangkuang, Kecamatan Rancakek, Kabupaten Bandung tersebut.
Baca: Terungkap Firasat Masinis KA Bandung Raya Sebelum Tewas Tabrakan, Bicara Soal Hidup dan Mati
Menurutnya, saat kecelakaan kereta terjadi, penumpang masih banyak yang tidur.
Benturan keras pun membuat penumpang di dalam gerbong banyak yang terbanting.
Suasana mencekam semakin terasa lantaran seluruh aliaran listrik dalam kereta mati total.
Sehingga, suasana di dalam gerbong cukup gelap ditambah dengan tangisan serta kepanikan para penumpang.
"Penumpang kebanyakan masih tidur, karena belum jam makan," katanya dilansir TribunnewsBogor.com dari Tribun Jabar.
Ia bersyukur masih selamat dalam musbah kecelakaan kereta tersebut.
"Enggak ada luka, cuman sakit badan saja, syok, kebanting," kata Bubun.
Sementara itu, seluruh korban kecelakaan KA Turangga dan kereta lokal Bandung Raya di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jumat (5/1/2023) sudah dievakuasi.