TRIBUNNEWSWIKI.COM - Nama Eka Anugrah kini tengah ramai menjadi perhatian publik di Indonesia.
Ia menjadi sorotan setelah Eka Anugrah menyerahkan 100 unit mobil operasional ke Timnas Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.
Diketahui, Eka Anugrah bersama Laskar Santri menyerahkan 100 mobil tersebut di Pondok Pesantren Al Mizan, Jatiwangi, Majalengka pada Minggu (10/12/2023) lalu.
Selain itu, ia juga dengan sukarela mencetak alat peraga kampanye (APK) untuk Anies Baswedan-Cak Imin
Ia mencetak APK itu berkat kerjasama dengan adiknya yang merupakan pengusaha percetakan.
Namun, saat acara Desak Anies di Hotel Aryaduta, Menteng, Jakarta Pusat, pada Jumat, 22 Desember 2023, Eka Nugraha sempat curhat.
Eka Nugraha mengaku mendapatkan teror, bahkan akan dilaporkan ke Bawaslu.
Baca: Kesaksian Istri dari Musisi yang Tewas Usai Tenggak Miras di Surabaya: Tubuh Suami Banyak Etanol
Lantas siapakah sosok Eka Nugraha, kenapa ia bisa dengan begitu mudah menyumbang 100 mobil?
Dilansir TribunJatim.com dari Tribun Sumsel, Eka Anugrah merupakan anak dari pasangan H Anwar Sanusi M.Si dan Hj Elin Nuraeni M.Si.
Ibu dari satu anak ini lahir di Sumedang, Jawa Barat pada 22 Oktober 1985.
Pada 2018-2021, Eka Anugrah ternyata sempat menjabat sebagai Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Sumedang.
Kemudian, ia menjadi pengurus HIPMI Jawa Barat periode 2020-2023.
Tidak hanya itu, Eka Nugrah disebut juga memiliki latar belakang sebagai bidan.
Ia disebut aktif di Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Bidang Kesehatan.
Biodata lengkap Eka Anugrah
- Nama Lengkap: Hj Eka Anugrah, S.ST, SK.M, MH. Kes
- Tempat Lahir: Sumedang, Jawa Barat
- Tanggap Lahir: 22 Oktober 1985
- Usia: 38 Tahun
- Agama: Islam
- Pekerjaan: Bidan dan Pengusaha
- Instagram: anugrah.eka
Baca: Awal Mula Terbongkarnya Skandal Kiai Pemilik Ponpes di Gresik Cabuli 3 Santriwati, Korban Trauma
Sebelumnya, dukungan kepada pasangan capres-cawapres nomor urut satu, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Amin), terus mengalir.
Salah satunya dalam bentuk konsolidasi laskar santri Amin Jabar di Pondok Pesantren Al Mizan, Jatiwangi, Majalengka, Minggu (10/12/2023).
Pimpinan Ponpes Al Mizan, Jatiwangi, Majalengka, sekaligus pembina laskar santri Amin Jabar, KH Maman Imanulhaq, menyampaikan konsolidasi laskar santri Amin merupakan komitmen para santri yang berasal dari berbagai ponpes di Jabar untuk mendukung dan memenangkan paslon Amin di pilpres 2024.
"Laskar santri Amin bertekad mendukung dan memenangkan pasangan Amin sebagai presiden dan wakil presiden pada pilpres mendatang dengan segenap kemampuan untuk turut mengampanyekan, mengawal, serta mengamankan perolehan suara pasangan Amin di pilpres 2024," kata Maman dalam keterangannya dikutip dari Tribun Jabar.
Acara konsolidasi ini, kata dia, diisi kegiatan tablig akbar oleh KH Nonop Hanapi selaku pimpinan Ponpes Miftahul Huda Ciamis, yang pernah memimpin santri dari Ciamis berjalan kaki dari Ciamis ke Jakarta untuk menghadiri acara Gerakan Bela Islam 212 pada 2016.
Konsolidasi laskar Santri Amin ini juga dilakukan oleh beberapa pimpinan Timnas Amin, di antaranya Gus Mahasin (Co-Captain), Gede Widiade (Bendahara Umum), dan KH Maman Imanulhaq yang juga menjabat sebagai Koordinator Juru Bicara Timnas pasangan Amin, sekaligus Direktur Bale Amin.
Mereka juga menyerahkan 100 unit mobil operasional yang secara simbolis diserahkan oleh Hj. Eka Anugrah, seorang warga Majalengka, kepada Ketua Laskar Jabar, Abdul Latief, yang kemudian diteruskan kepada Bendahara Umum Timnas, Gede Widiade.
Penyerahan mobil operasional tersebut menjadi salah satu upaya menyosialisasikan dan mengampanyekan pasangan Amin tidak hanya di berbagai pelosok Jawa Barat tapi di seluruh Indonesia.
Mobil operasional itu telah di-branding dengan logo dan foto pasangan Amin, serta dilengkapi beragam alat peraga kampanye (APK).
Konsolidasi laskar santri dan penyerahan mobil operasional ini dimeriahkan oleh pembuatan spanduk rakyat.
Baca: Update Korban Miras di Surabaya Bertambah Jadi 3, Soundman Susul 2 Musisi, Tubuhnya Banyak Etanol
Menurut kordinator relawan spanduk rakyat, Yulia Ramdan, pembuatan spanduk rakyat ini murni inisiatif relawan pendukung, yang merasakan kurangnya APK dalam bentuk spanduk dan banner pasangan Amin.
"Daripada menunggu kiriman spanduk dan banner. Kami berinisiatif untuk membuat sendiri, dengan kata-kata dukungan untuk Amin yang kami buat sendiri."
"Yang penting pesannya sampai bahwa pasangan Amin dirindukan oleh rakyat dan terpilih sebagai presiden dan wapres pada pilpres 2024," kata Yulia.
Spanduk yang dibuat oleh relawan spanduk rakyat, lanjutnya, dibuat dari karung bekas yang kemudian ditulisi oleh berbagai pesan dukungan untuk pasangan Amin menggunakan kuas dan cat.
"Dananya hasil patungan. Jadi memang tidak banyak. Tapi, harapannya dari upaya kami ini dapat tercipta satu juta spanduk rakyat yang berkotribusi pada upaya pemenangan pasangan Amin, sehingga keduanya terpilih sebagai presiden dan wapres pada pilpres 14 Februari 2024," katanya.
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com