TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sosok Zhafirah Zharim Febriana saat ini kembali menjadi perbincangan.
Zhafirah Zharim Febriana mahasiswi Politeknik Negeri Padang (PNP) yang jadi korban erupsi Gunung Marapi dinyatakan meninggal dunia.
Adapun sosok Zhafirah Zharim Febriana ini ramai diperbincangkan usai video minta tolong miliknya viral di media sosial.
Terkini, Zhafirah Zharim Febriana mahasiswi yang sempat viral itu dinyatakan meninggal dunia pada Minggu malam (17/12/2023).
Dikutip dari Tribunnews, Zhafirah menjalani perawatan intensif di RSUP M Djamil karena luka bakar yang cukup serius akibat erupsi Gunung Marapi.
Melansir TribunPadang.com, Zhafirah tercatat sebagai mahasiswi Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Padang.
Baca: Tak Disensor, Video Denise Chariesta Menyusui Bayinya Viral, Bagian Vital Terlihat: Bukan Editan
Ia merupakan warga Kota Padang yang tinggal di Perumahan Belimbing Permai, Kecamatan Kuranji.
Di perkuliahan, Zhafirah dikenal sebagai mahasiswi yang cukup aktif dengan mengikuti berbagai kegiatan kampus.
Selain itu, Zhafirah juga diketahui seorang atlet silat.
Rani Radelani, bibi korban mengatakan, pendakian Zhafirah ke Gunung Marapi merupakan kali pertama.
Sebelumnya, kata Rani, Zhafirah pernah tracking, namun tak pernah ke gunung.
Lebih lanjut Rani menuturkan, sebelum mendaki Gunung Marapi, Zhafirah sudah pamit ke keluarga.
"Waktu mau naik gunung, Ife (sapaan akrab Zhafirah) izin ke keluarga, dia pergi bersama teman yang biasa mendaki," ungkapnya, Senin (4/12/2023).
Diketahui Zhafirah menderita luka bakar seluas 70 persen di tubuhnya.
Korban juga sempat dirawat di ICU dan berada di rumah sakit kurang lebih dua pekan.
Kabar meninggalnya Zhafirah Zarim Febrina dibenarkan oleh pihak RSUP M Djamil Padang, minggu malam (17/12/2023).
Direktur Utama RSUP M Djamil Padang, Dovy Djanas mengatakan jika Zahfira alias Ife meninggal pada pukul 17.50 WIB.
"Benar. Tadi meninggal dunia sekitar pukul 17.50 WIB," kata Dovy Djanas yang dihubungi Kompas.com.
Dovy menyebutkan Zhafirah dirawat di RSUP M Djamil sejak tanggal 4 Desember setelah dirujuk ke RSUP M Djamil akibat luka bakar yang dideritanya.
"Terakhir dirawat di ICU dengan luka bakar berat 70 persen," jelas Dovy.