TRIBUNNEWSWIKI.COM - W alias Wahab (40), Guru SD yang yang ajak sekeluarga bunuh diri sempat menuliskan pesan singkat di kaca rias.
Pesan tersebut berisikan wasiat untuk ARE, anaknya.
“Kakak Jaga Diri Papa, Mama, Adik pergi dulu Nurut Uti, Kung, Tante dan Om Belajar yang Baik Uang Papa Mama untuk pemakaman jadi satu love you kakak – Papa,” tulisnya.
Sejauh ini, tim Inafis Polres Malang tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Seperti yang diketahui, seorang guru SD ajak istri dan anaknya bunuh diri.
Ia tega meninggalkan anak kembarnya sebatang kara
Inilah sosok Wahab alias W (40) guru di Malang yang ajak istri SL (38)dan satu anaknya, ARE (12) bunuh diri.
Meski begitu, Wahab ternyata masih menyisakan satu anak kembarnya untuk hidup.
Kini AKE, anak kembar Wahab yang selamat hidup sebatang kara.
Baca: Kronologi Sekeluarga di Malang Bunuh Diri Karena Terlilit Utang dan Tinggalkan Satu Anak Kembar
Ketiga anggota keluarga ditemukan tak bernyawa di rumah mereka di Dusun Borobugis, Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang pada Selasa (12/12/2023) dan menyisakan satu anak.
Dugaan sementara para korban meninggal lantaran mengakhiri hidupnya sendiri.
Di sekitar tubuh mereka ditemukan obat nyamuk cair dan darah dari luka menyayat nadi yang dilakukan W.
Kondisi jasad SL dan ARE yang mulutnya mengeluarkan busa dengan bau menyengat.
Sedangkan W, ditemukan dalam kondisi tangan terluka cukup dalam, mengucurkan darah.
"Dugaan sementara mengarah bunuh diri dilakukan satu keluarga," terang Kasatreskrim Polres AKP Gandha Syah Hidayat saat ditemui di sekitar lokasi, Selasa (12/12/2023).
Diungkapkan, kejadian ini diketahui setelah AKE, anak sulung korban yang masih hidup berteriak minta tolong ke tetangganya setelah tak berhasil membuka pintu kamar orangtuanya.
Saat tetangga mendobrak pintu kamar didapati W sudah sekarat bercucuran darah akibat luka sayatan di tangannya.
"Korban di bawa ke rumah sakit dan meninggal di sana," kata AKP Gandha Syah Hidayat.
Setelah itu warga mendapati dua jasad perempuam yakni SL dan ARE dalam posisi telentang di atas kasur.
Mulutnya mengeluarkan busa dengan bau menyengat.
Dari hasil pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan anak korban, terungkap gelagat janggal W.
Pada Selasa (12/12/2023) sekira pukul 03.00 WIB, W menjemput ARE di kamarnya untuk tidur bersama ayah ibunya.