Kala itu, Prabowo berstatus sebagai Danjen Kopassus.
Dari penculikan ini, terdapat 13 aktivis yang masih hilang dan sembilan aktivis dilepas.
Di antara aktivis 1998 yang selamat dan bebas adalah Pius Lustrilanang, Budiman Sudjatmiko, Faisol Reza, Andi Arief, dan Nezar Patria.
Pensiunan tentara itu mengeklaim bahwa dirinya merupakan sosok yang sangat keras dalam membela hak asasi manusia.
Ganjar lalu menyindir jawaban Prabowo itu.
"Prabowo ini punya ketegasan yang luar biasa, luar biasa tapi sayang pada dua jawaban ini sama sekali tidak punya ketegasan itu," kata Ganjar.
Ganjar kemudian membahas soal komitmen Prabowo dalam penyelesaian kasus pelanggaran HAM di Papua.
Dirinya menilai pernyataan Prabowo kurang menyentuh akar persoalan.
Ganjar menegaskan ketiadaan dialog menjadi akar permasalahan yang selama ini di Papua dan tak berkesudahan.
"Apa Bapak setuju dengan model dialog yang saya tawarkan itu?"
Prabowo mengatakan, kelompok separatis di Papua telah berlaku bak teroris dengan menyerang masyarakat sipil.
"Untuk itu memang masalah HAM itu menjadi sesuatu yang harus kita utamakan. Kita juga harus lindungi seluruh rakyat Papua," kata dia.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)