Sepakat soal 'Bajingan Tolol', PDIP Cabut Laporan Rocky Gerung: Akhir-akhir Ini Jokowi Sudah Berubah

Pelapor dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memiliki rencana untuk mencabut laporan terkait dengan kasus 'bajingan tolol'


zoom-inlihat foto
rocky-gerung.jpg
Warta Kota/henry lopulalan
Rocky Gerung


"Segala persiapan permohonan surat sedang saya siapkan untuk saya serahkan kepada penyidik," jelasnya.

Baca: Chord Kunci Gitar Lampu Merah - The Lantis: Tapi Ku Berada di Lampu Merah

Meski begitu, masih ada beberapa laporan lainnya kepada Rocky Gerung dari sejumlah Polda di seluruh Indonesia yang masih diusut.

Tribunnews.com sudah mencoba menginformasi soal rencana pencabutan laporan tersebut ke pihak Bareskrim Polri, namun hingga berita ini ditayangkan, belum ada respon soal hal tersebut.

Sebelumnya, Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro dari Direktorat Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri menjelaskan bahwa penyidik akan memeriksa kembali Rocky Gerung setelah kasus dugaan hoaksnya naik ke tahap penyidikan.

Meskipun belum diungkapkan kapan pemanggilan akan dilakukan, Djuhandhani menegaskan bahwa Rocky akan dipanggil secara formal setelah pemeriksaan beberapa saksi.

"Untuk saudara RG tentu saja sebagai terlapor saat ini, tentu saja akan secara formil kita panggil lagi," kata Djuhandhani.

Rocky Gerung Sebut Jokowi "Bajingan Tolol"

Nama Rocky Gerung beberapa waktu yang lalu memang sedang menjadi perbincangan hangat di lini masa media sosial.

Ini dikarenakan sang pengamat politik tersebut diduga melakukan penghinaan terhadap Presiden Jokowi.

Baca: Mengenal Sosok Briptu Renita Rismayanti yang Jadi Polwan Terbaik PBB, Anak Buah Irjen Krishna Murti

Rocky Gerung diduga menghina Jokowi saat menjadi pembicara dalam sebuah acara Konsolidasi Akbar Aliansi Aksi Sejuta Buruh di Bekasi.

Dalam sebuah potongan video yang beredar di Twitter, Rocky Gerung diduga menghina Jokowi dengan sebutan "bajingan yang tolol".

Pernyataan tersebut dilontarkan saat Rocky mengomentari Jokowi yang sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke China.

Rocky Gerung membicarakan Jokowi yang mengadakan kunungan ke China dengan menawarkan Ibu Kota Negara yang baru di Kalimantan.

Video yang berdurasi 1 detik 39 menit itu diunggah oleh salah satu akun Twitter @muannas_alaidid pada Minggu, 30 Juli 2023.

"Kalau gak jadi Presiden nanti, dia (Jokowi) akan jadi rakyat biasa, tapi ambisi Jokowi akan mempertahankan legasinya," kata Rocky Gerung.

"Dia pergi ke China untuk tawarkan IKN. Dia mondar mandir dari satu koalisi ke koalisi lain untuk mencari kejelasan dirinya," jelasnya.

Umpatan Rocky Gerung terlontar saat ia menilai bahwa Presiden Jokowi sedang memikirkan nasibnya sendiri daripada rakyatnya.

"Dia cuma pikirkan nasibnya sendiri, gak memikirkan nasib kita (warga Indonesia dan buruh). Itu bajingan yang tolol. Kalau dia bajingan pintar dia bakal berdebat dengan Jumhur Hidayat," tegas Rocky.

(tribunnewswiki.com/tribun network)

Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini





Penulis: Rakli Almughni
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved