Dia mendapat dua tambahan podium di Jerman dan San Marino, keduanya adalah podium tiga.
Musim debutnya diselesaikan di peringkat kelima dengan 174 poin. Dia meraih gelar Rookie of the Year.
Musim 2018 dilaluinya dengan spektakuler.
Dia meraih kemenangan dalam balap pembuka di Qatar.
Bagnaia juga meraih tujuh kemenangan lagi, yakni di Amerika, Prancis, Belanda, Austria, San Marino, Thailand, dan Jepang.
Ada total 12 podium yang dia raih.
Bagnaia berhasil menjuarai Moto2 2018.
Bagnaia memutuskan naik kelas ke MotoGP pada musim 2019, bergabung di Pramac Ducati.
Dia menggantikan Danilo Petrucci yang pindah ke tim pabrikan Ducati.
Pada balap pembuka di Qatar, Bagnaia gagal finis karena sayap depannya rusak.
Dia meraih poin pertamanya di Argentina, dengan menyelesaikan balapan pada posisi ke-14.
Pada GP Australia, Bagnaia hampir meraih podium.
Dia kalah sepersekian detik dari rekan timnya, Jack Miller.
Pada musim 2020 Bagnaia hanya mendapat satu podium dan peringkat ke-16 karena sering sekali mendapat kecelakaan.
Kendati demikian, pada musim selanjutnya dia memperlihatkan kebolehannya.
Dia menjadi lawan Fabio Quartararo dalam perebutan juara dunia.
Bagnaia meraih empat kemenangan dan sembilan podium serta menjadi runner-up.
Sebagai informasi, Francesco Bagnaia rider Ducati menjadi juara dunia MotoGP 2023, usai meraih kemenangan sempurna pada MotoGP Valencia, Minggu (26/11/2023). Berikut hasil balap MotoGP Valencia 2023.
Kemenangan ini tak lepas dari insiden yang dialami Jorge Martin sebagai pesaing terdekatnya, yang mengalami kecelakaan usai senggolan dengan Marc Marquez.
Posisi kedua ditempati oleh Fabio Di Giannantonio, dan Johann Zarco ada di podium ketiga.