HAMAS Sebut Penyerbuan Israel ke RS Al-Shifa Bentuk Kegagalan, Ungkap Siap Perang Jangka Panjang

Hamas mengatakan bahwa Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu hanya mencari 'ilusi' semata di rumah sakit


zoom-inlihat foto
AFP-Said-Khatib-Kelompok-militan-Palestina-Brigade-Qassam-Hamas-berhasil-m.jpg
AFP/ Said Khatib
Kelompok pejuang Palestina, Brigade Qassam Hamas berhasil memukul mundur pasukan darat Israel di dekat Khan Younis, Jalur Gaza pada Minggu (22/10/2023).


TRIBUNNEWS.COM - Hamas menyebut upaya penyerbuan pasukan Israel di Rumah Sakit Al Shifa merupakan suatu bentuk kegagalan.

Bahkan Hamas mengatakan bahwa Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu hanya mencari 'ilusi' semata di rumah sakit yang terletak di Gaza City tersebut.

“Netanyahu dan kabinet perangnya sedang mencari fatamorgana (dalam penyerangan ke RS Al Shifa," ungkap Abu Obaida, juru bicara sayap militer Hama, Brigade Al Qassam, dalam rekaman pidatonya, Jumat (17/11/2023).

Dan hal itu, lanjutnya menunjukkan suatu kegagalan dan ketidakmampuan militer Israel.

"(Hal itu) menunjukkan ketidakmampuan dan kesombongan mereka,” lanjut Abu Ubaidah, mengutip Anadolu Agency via Tribunnews.

“Penggerebekan (tentara) di rumah sakit untuk memamerkan kekuatan mereka adalah bukti kegagalan dan kekalahan mereka,” katanya


Diketahui Tentara Israel menyerbu Al-Shifa, kompleks medis terbesar di Jalur Gaza, pada hari Rabu.

Abu Ubaidah pun mengatakan pejuang Hamas telah bersiap untuk pertempuran panjang.

“Semakin lama pendudukan (Israel) berada di Gaza, maka kerugian mereka akan semakin besar,” katanya.

Sementara itu hingga saat ini lebih dari 12.000 warga Palestina telah terbunuh, termasuk lebih dari 8.300 perempuan dan anak-anak, dan lebih dari 30.000 lainnya terluka, menurut angka terbaru dari pihak berwenang Palestina.

Ribuan bangunan, termasuk rumah sakit, masjid dan gereja, telah rusak atau hancur akibat serangan Israel.

Sementara itu, korban tewas di Israel mencapai 1.200 orang, menurut angka resmi.

Hamas Siap Perang Jangka Panjang dengan Israel

Kepala biro politik Hamas, Ismail Haniyeh mengatakan bahwa pasukan perlawanan Palestina di Jalur Gaza siap menghadapi perang jangka panjang dengan tentara Israel.

“Jika musuh menginginkan pertempuran yang panjang, kapasitas kita lebih panjang dari musuh kita, dan perlawanan kita akan menjadi kata penentu,” ujarnya, Kamis (16/11/2023), dikutip dari Anadolu Agency.

Dalam rekaman pidatonya, Ismail Haniyeh memuji ketahanan rakyat Palestina dalam melawan agresi Israel.

Dan juga koordinasi faksi-faksi perlawanan, untuk membubarkan kemampuan dan melemahkan tentara Israel di berbagai bidang.

Ia menyoroti pun kemenangan yang dicapai oleh anggota perlawanan di Jalur Gaza.

Ismail menambahkan para pahlawan perlawanan sedang ‘menulis halaman kejayaan’ di Gaza, sebanding dengan rekan-rekan mereka dalam hal kepahlawanan, keberanian dalam berjuang melawan agresi musuh.

“Dunia akan menyaksikan Brigade Al-Qassam dan faksi perlawanan mengalahkan pendudukan Israel di Gaza, seperti yang mereka lakukan 18 tahun lalu,” katanya, merujuk pada keluarnya Israel dari Gaza pada tahun 2005.





Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Gending Sriwijaya (2013)

    Gending Sriwijaya adalah sebuah film drama laga kolosal
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved