UPN Jogja menginformasikan kampus sudah melaporkan hilangnya Annisa ke Polda DIY pada Selasa (14/11/2023).
Semua pihak juga diminta membantu agar Annisa cepat ditemukan.
"Terkait persoalan ini UPNYK mengimbau siapapun yang memiliki informasi terkait keberadaan Annisa untuk segera melapor kepada pihak berwenang atau universitas."
"UPNYK berkomitmen untuk memberikan dukungan yang diperlukan dalam pencarian ini mengingat kesejahteraan dan keamanan mahasiswa merupakan prioritas utama. Selanjutnya, UPNYK akan selalu memperbarui informasi tentang dugaan hilangnya Annisa pada akun IG @infoupnyk," kata UPN Jogja lewat keterangan tertulis di upnyk.ac.id.
Baca: Kecerdasan Enuh Nugraha ODGJ Viral Alumni ITB Tak Luntur, Begini Kabar Terbarunya, Dirawat di RSJ
Sosok Annisa
Berdasarkan penelusuran Tribunnews.com, Annisa merupakan remaja kelahiran tahun 2005, kini ia masih berusia 18 tahun.
Annisa tercatat sebagai mahasiswa Program Studi Teknik Kimia semester 1.
Dirinya berasal dari BTN Idaman Permai Kelurahan Air Bang Kecamatan Curup Tengah, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.
Dikutip dari TribunBengkulu, Annisa sendiri merupakan anak kedua dari lima bersaudara.
Annisa merupakan lulusan sebuah pesantren yang ada di Palembang.
Ayah Annisa, Rahmat Purwanto membenarkan anaknya sudah 10 hari hilang kontak dengan keluarganya.
Komunikasi dengan Annisa terakhir terjalin pada 4 November 2023.
Rahmat menelepon dan menanyakan kabar anak keduanya itu.
"Dijawabnya sehat dan aman saja kuliahnya," ucapnya.
Rahmat kemudian mengungkap sosok Annisa yang dikenal pendiam.
"Dia ini juga penyendiri, kita sedang berusaha mencari keberadaannya, semoga bisa ketemu dalam keadaan sehat," harap Rahmat.
Informasi tambahan, Annisa memiliki ciri-ciri tinggi sekitar 163 cm, bertubuh kurus, warna kulit putih, ada tahi lalat di hidung dan jika keluar sering menggunakan tutup muka/masker.
(TribunnewsWiki.com/Bangkit) (TribunnewsBogor.com) (Tribunnews.com/Endra Kurniawan)(Tribunbengkulu.com/M Rizki Wahyudi)