Novel Bamukmin Ancam 'Acak-Acak' Konser Coldplay, Promotor Pilih Tutup Rumput dan Copot Bangku GBK

Konser Coldplay yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, pada 15 November 2023, ditentang oleh sejumlah pihak.


zoom-inlihat foto
bandtcomau-via-TRibun-Solo.jpg
via Tribun Solo
Coldplay


Di luar acara, pihak promotor meminta agar penonton tidak menginap di area konser.

Baca: Inilah Bukti Enuh Nugraha Alumni ITB Masih Jenius, Ditanya Soal Matematika Menjawab Cepat & Benar

Kemudian promotor juga telah menyediakan pintu masuk penonton berkebutuhan khusus seperti pengguna kursi roda dengan pendampingan khusus oleh kru.

Diketahui konser Coldplay di Jakarta diperkirakan akan dipenuhi 60 sampai 70 ribu penonton.

Kepala Unit Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Bangun Didik Susantoro mengungkapkan persiapan konser Coldplay pada 15 November 2023 mendatang.

Menurut Bangun Didik Susantoro, pihaknya telah mempersiapkan soal penutup rumput yang menurutnya baru saja diimpor dari Inggris.

"Bisa dilihat itu ada grass cover baru pihak GBK beli langsung dari UK, dari pihak kami membeli langsung grass cover sesuai dengan permintaan mereka," kata Bangun belum lama ini.

"Di Wembley, di Tottenham Spurs ini sudah digunakan dan sudah teruji," lanjutnya.

Dengan demikian Bangun tidak main-main untuk tetap menjaga keasrian rumput GBK sesuai dengan aturan yang berlaku.

Baca: Detik-detik Enuh Nugraha Ditemukan di Rembang Usai Sebulan Hilang, Langsung Dijemput Alumni ITB 1997

"Bisa diinformasikan ke masyarakat bahwa GBK menjaga rumputnya oleh karena itu GBK beli produk langsung dari UK," ungkap Bangun.

Kemudian beberapa bangku telah dicopot di Tribun Selatan.

Hal itu dilakukan untuk menentukan jalur area evakuasi berdasarkan standar operasional prosedur dari pihak promotor dalam menggelar konser.

"Tribun Selatan bangku itu dicopot untuk persiapan konser Coldplay sebagai jalur area evakuasi. dari SOP promtor harus ada jalur evakuasi jadi kursi tribun dicopot nanti akan dikembalikan seperti semula," ungkapnya.

"(Posisi panggung) Persis di pintu merah area selatan, yg di grass cover nanti akan kita pakai grass untuk jogging track kita cover, itu dicopot karena area backstage belakang panggung, dipangkas sekitar 3000an," sambung Bangun.

Selain itu, Bangun berpesan kepada penonton Coldplay agar menggunakan kendaraan umum dan menaati peraturan yang telah diterapkan oleh promotor.

"Untuk penonton CP, pesan dari kami gbk pertama gunakan transportasi umum karena lahan parkir GBK sangat terbatas, kedua taati SOP sesuai arahan pihak promotor jadi mudah-mudahan GBK people bisa sengan senang nikmati konser, jaga GBK, jaga kebersihan dan jaga keamanan," tandansya.

Baca: Tampang ODGJ Enuh Nugraha saat Muda, Tampan Pakai Kacamata, Teman ITB: Dulu Cerdas dan Suka Menolong

Sementara itu, massa yang tergabung dalam Gerakan Nasional Anti LGBT (Granati LGBT) mengancam akan bakar dan robohkan panggung, jika konser Coldplay tetap digelar di GBK pada 15 November mendatang.

Ancaman itu disampaikan saat ratusan demonstran Granati LGBT, geruduk Mabes Polri, Jumat (10/11/2023).

Mereka mendesak pemerintah agar membatalkan konser grup band asal Inggris tersebut, karena Coldplay identik dengan LGBT.

"Jangan sampai tuntutan kami diabaikan, nanti umat Islam akan marah, nanti rakyat akan marah," teriak seorang orator dari atas mobil komando.

"Kita siap bakar panggung Coldplay, kita siap robohkan jika konser Coldplay tetap digelar," sambungnya.





Halaman
123
Penulis: Rakli Almughni
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved