Sementara itu, Fitri Sandayani memberi pengakuan berbeda.
Saat dimintai keterangan polisi, Fitri Sandayani mengaku tinggal di kontrakan teman.
"Jadi selama ini numpang di kosan," kata Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Rizka Fadhila.
Menurutnya, kosan tersebut merupakan milik teman Fitri Sandayani.
"Kosan kawannya," katanya.
Kosan tersebut berlokasi tak jauh dari rumah mertua Fitri.
"Masih di Tanah Sareal juga," katanya.
Setelah kepergok sedang duduk depan kosan, Fitri Sandayani kemudian dibujuk agar mau kembali ke rumah.
"Fitri dibujuk, diberi pemahaman untuk kembali," kata Rizka.
Mengaburkan identitas
Sementara itu, saat pergi dari rumah, Fitri Sandayani tak hanya modal dengkul.
Perempuan berlesung pipi itu kabur membawa perhiasan pernikahan.
Kendati demikian, Fitri Sandayani masih meninggalkan cincin nikah atau mas kawin.
Benda berharga tersebut ditinggal atau digeletakkan begitu saja di atas meja.
"Emas kawin dilepas sama dia, cincin yang selama ini dipakai. Sementara kalung emas yang saya beliin buat dia itu dibawa sama surat-suratnya," ungkap Mustofa. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com