Pasukan Brigade Imam Hussein dari Garda Revolusi Iran Telah Tiba di Lebanon, Siap Serang Israel?

Kehadiran Zulfiqar dan pasukannya untuk mengatasi serangkaian kerugian yang dialami kelompok Hizbullah dalam beberapa pekan terakhir


zoom-inlihat foto
Gambar-selebar-557.jpg
Kepresidenan Iran / AFP
Gambar selebaran yang diberikan oleh kepresidenan Iran pada 22 September 2019 menunjukkan anggota Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran memberikan penghormatan militer pada parade militer tahunan "Pekan Pertahanan Suci" yang menandai peringatan pecahnya bencana dahsyat pada tahun 1980-1988. perang dengan Irak pimpinan Saddam Hussein, di ibu kota Teheran. Rouhani mengatakan pada tanggal 22 September bahwa kehadiran pasukan asing menciptakan “ketidakamanan” di Teluk, setelah AS memerintahkan pengerahan lebih banyak pasukan ke wilayah tersebut. “Pasukan asing dapat menyebabkan masalah dan ketidakamanan bagi rakyat kami dan kawasan kami,” kata Rouhani dalam pidato yang disiarkan televisi pada parade militer tahunan, seraya menambahkan bahwa Iran akan menyampaikan rencana kerja sama regional untuk perdamaian kepada PBB.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Perang yang terjadi di Timur Tengah tak hanya antara Israel dengan Palestina saja.

Di perbatasan Lebanon-Israel juga terjadi peperangan antara Hizbullah dengan Israel.

Melansir dari Tribunnews.com, Tentara Israel mengatakan bahwa pasukan Brigade Imam Hussein dari Garda Revolusi Iran, yang dipimpin Zulfiqar telah tiba di Lebanon selatan untuk membantu Hizbullah.

Mengutip dari Russia Today berbahasa Arab, Juru bicara militer Israel Avichai Adraee mengatakan, kehadiran Zulfiqar dan pasukannya untuk mengatasi serangkaian kerugian yang dialami kelompok Hizbullah dalam beberapa pekan terakhir.

"Pasukan Brigade Imam Hussein Iran, yang dipimpin oleh Zulfiqar, tiba di Lebanon selatan. Pasukan ini awalnya didirikan Garda Revolusi Iran di Suriah untuk memberikan bantuan kepada proxy mereka," katanya, Kamis (3/11/2023).

Adraee melanjutkan, "Mereka telah melakukan konfrontasi dengan pasukan Israel (IDF) di perbatasan Lebanon dalam beberapa minggu terakhir, dan berpartisipasi dalam serangan ofensif terhadap kedaulatan Israel."

Dia menambahkan dalam pernyataannya, “Hizbullah dan pasukan Brigade Imam Hussein akan memaksa Lebanon membayar harga yang mahal untuk aksi mereka.”

Adraee menekankan bahwa pihaknya sepenuhnya siap untuk menanggapi dengan tegas siapa pun yang mencoba melemahkan kedaulatan negara di utara.

Baca: Sebanyak 4.500 Pekerja asal Gaza Hilang, Mereka Disandera oleh Militer Israel di Penjara Tanpa Atap

Dalam konfrontasi terbatas di perbatasan Lebanon-Israel, Hizbullah telah berhasil merusak sejumlah objek vital militer, termasuk stasiun pengintaian, radar, hingga tank Merkava kebanggaan Tel Aviv.

Perbatasan antara Lebanon dan Israel pun telah menyaksikan ketegangan baku tembak dan rudal antara tentara Israel di satu sisi, dan Hizbullah di sisi lain, sejak dimulainya konfrontasi antara Hamas dan Israel pada 7 Oktober.

Media lokal melaporkan bahwa Israel menggunakan “amunisi fosfor putih dalam serangannya di perbatasan Lebanon,” dan Kementerian Luar Negeri Lebanon menginstruksikan Selasa lalu untuk mengajukan keluhan baru ke Dewan Keamanan terhadap Israel atas penggunaan fosfor putih terhadap Lebanon.

Amnesty International, yang khusus membela hak asasi manusia, juga mengakui adanya penggunaan amunisi fosfor putih oleh Israel di Jalur Gaza dan Lebanon.

Baca: Bebas dari Penjara, Munarman Singgung soal Kezaliman: Tak Ada Apa-apanya Dibanding Rakyat Palestina

Menanti pernyataan Sayyid Hassan Nasrallah

Hari ini, Pemimpin Hizbullah Sayyid Hassan Nasrallah akan berbicara tentang perang Israel-Hamas.

Apa yang dia katakan diyakini banyak pihak bakal menentukan apakah konflik Hamas-Israel akan menyebar di kawasan Timur Tengah.

Hizbullah adalah sekutu Hamas yang juga didukung oleh Iran dan berkomitmen untuk menghancurkan Israel.

Sejak serangan mendadak Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober dan kampanye pemboman dan invasi Israel ke Gaza, kekhawatiran meningkat di Timur Tengah bahwa Hizbullah akan membuka front kedua melawan Israel di perbatasan utaranya, sehingga memicu perang yang lebih luas.

Hizbullah, seperti Hamas, telah ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh Amerika Serikat dan negara-negara lain.

Dalam beberapa pekan terakhir, Israel dan Hizbullah terlibat dalam aksi saling tembak dan serangan rudal di sepanjang perbatasan Lebanon-Israel, meskipun kedua belah pihak tampaknya membatasi tindakan mereka untuk menghindari konflik yang lebih luas.

Sayyid Hassan Nasrallah--yang sering berbicara kepada para pengikutnya melalui pidato langsung yang diikuti di seluruh wilayah--belum berbicara secara terbuka sejak konflik ini berlangsung.





Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Pokun Roxy (2013)

    Pokun Roxy adalah sebuah film horor komedi Indonesia
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved