TRIBUNNEWSWIKI.COM - Malang sekali nasib Sudaryanti (44), perempuan asal Palembang, Sumatera Selatan itu menjadi korban penipuan hingga harus merugi hingga Rp 158 juta.
Sudayanti diketahui ditipu kekasihnya berinisial RM yang mengaku sebagai polisi.
Usai ditipu, Sudayanti pun melaporkan RM ke Polrestabes Palembang, Rabu (25/10/2023).
Saat mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Sudaryanti menuturkan peristiwa itu berawal pada bulan Maret 2023 lalu.
Korban berkenalan dengan terlapor RM lewat media sosial Facebook.
Merasa komunikasi berjalan baik, ia dan RM pun memutuskan menjalin ikatan asmara meski belum bertemu.
Baca: POLISI Gadungan Rekam dan Sebar Video Asusila Wanita di Kota Kendari
Baca: Kisah Wanita Tuban Diprank Polisi Gadungan: Sudah Berhubungan Intim & Ceraikan Suami, Ternyata PHP
RM pun menjanjikan akan menikahi Sudaryanti dalam waktu dekat.
Rayuan itu berhasil sehingga korban jatuh ke dalam modus yang dilakukan pelaku.
"Awalnya kenalan di Facebook dengan terlapor lalu, kami berpacaran dan komunikasi lewat WhatsApp," kata Sudaryanti dikutip dari Sripoku.com, Kamis (26/10/2023).
Usai kenal selama 2 minggu, lalu terlapor yang mengaku seorang oknum polisi ini menjanjikan akan menikahi korban.
Hingga Sudaryanti pun percaya dan terbuai dalam jalinan asmara.
"Janji itu awal saya kenal terlapor. Lama lama saya pun percaya dengan terlapor ini," bebernya
Terlapor mengaku mempunyai usaha kayu ilegal dan harus membutuhkan modal, saat itu terlapor membujuknya untuk memberikan modal.
"Dia bercerita dengan saya mempunyai usaha kayu ilegal.
Terus video call saya di lokasi, saya kemudian percaya," ujar Sudaryanti
"Nah waktu dia minta saya kirim uang awalnya saya kirim Rp 10 juta.
Hingga akhirinya total Rp 158 juta ke rekening terlapor," katanya kembali.
Baca: Beredar Video Polisi Gagal Lewati Pola Ujian SIM C, Kapolres Sragen: Itu di Polda Jabar
Ia baru sadar ditipu, saat terlapor meminta kembali kirim uang Rp 3 juta pada, Selasa, (3/20/2023), pagi.
"Saya tidak ada uang lagi pak. Saya pinjam dengan teman.
Namun saat itu ditanya teman saya untuk apa.