TRIBUNNEWSWIKI.COM - Berikut update daftar pasangan capres dan cawapres 2024.
Diketahui hari ini, Rabu (25/10/2023) merupakan hari terakhir pendaftaran capres dan cawapres.
Tiga calon presiden dan calon wakil kini sudah bersiap untuk berkontestasi pada Pilpres 2024 mendatang.
Adapun nama-nama dari ketiga bakal pasangan capres dan cawapres di Pemilu 2024 mendatang adalah Anies Baswedan-Cak Imin, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, dan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming.
Pendaftaran bakal capres-cawapres 2024 akan segera ditutup pada Rabu 25 Oktober 2023 nanti.
Masa kampanye akan dimulai pada akhir November 2023 hingga awal Februari 2024.
Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mendaftar ke KPU pada Kamis (19/10/2023) lalu.
Ganjar Pranowo dan Mahfud Md juga mendaftar ke KPU pada hari yang sama dengan Anies-Cak Imin.
Baca: Reaksi Keluarga usai Gibran Diusung Jadi Cawapres Prabowo: Jokowi Beri Restu, Iriana Acungi Jempol
Sementara itu, bakal pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka akan mendaftar ke KPU pada 25 Oktober.
Lantas, siapa pasangan capres cawapres terkuat di Pilpres 2024.
Simak hasil survei dari Lembaga Survei Indonesia atau LSI dan Ipsos Public Affair dari Prancis.
1. Lembaga Survei Indonesia (LSI)
LSI merilis hasil survei terbaru soal elektabilitas capres-cawapres pada Kamis (19/10/2023).
Berdasarkan simulasi 3 pasangan calon, elektabilitas duet Prabowo-Gibran unggul dibanding Ganjar-Mahfud dan Anies-Cak Imin.
Duet Prabowo-Gibran berdasarkan survei LSI mengantongi elektabilitas 36,0 persen.
Disusul Ganjar-Mahfud di posisi kedua dengan elektabilitas 33,1 persen, dan di posisi ketiga diisi pasangan Anies-Cak Imin dengan angka 23,5 persen.
Sedangkan responden yang tidak menjawab sebanyak 7,4 persen.
Survei tersebut dilakukan pada 2-8 Oktober 2023 melibatkan responden yang punya hak pilih dalam pemilihan umum. Dari populasi itu dipilih secara random (multistage random sampling) sebanyak 1.620 responden.
Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Margin of error dari ukuran sampel tersebut sebesar +/- 2.5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen (dengan asumsi simple random sampling).
2. Ipsos Public Affair