TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pengamat politik M. Jamiluddin Ritonga menilai Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka memiliki peluang lebih besar daripada Menteri BUMN Erick Thohir untuk menjadi cawapres pendamping Prabowo Subianto.
Sebelumnya, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menyampaikan pantun yang berisi petunjuk mengenai cawapres Prabowo.
"Saya cuma mau memberi isyarat kisi-kisi cawapres Pak Prabowo hanya dengan dua pantun," kata Muzani di dekat Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Rabu, (18/10/2023), dikutip dari Kompas.com.
"Indonesia negeri yang kaya. Penduduknya berjuta-juta. Kita ingin Indonesia jaya. Prabowo dan anak muda jawabannya," demikian pantun pertama Muzani.
"Beli pisang sambil sepedaan. Pulangnya mampir stasiun balapan. Cawapres Prabowo akan segera diumumkan. Dia sosok berpengalaman di pemerintahan," demikian pantun kedua Muzani.
Jamiluddin menganggap puisi itu mengarah kepada sosok Gibran.
"Gibran Rakabuming Raka tampaknya lebih berpeluang menjadi cawapres Prabowo daripada Erick Thohir," kata Jamiluddin kepada wartawan, Kamis, (19/10/2023).
Baca: Gibran Rakabuming Tidak Urus SKCK untuk Cawapres, Lalu Siapa Pendamping Prabowo di Pilpres 2024?
Menurut Jamiluddin, pantun pertama berisi petunjuk tentang sosok yang berasal dari kalangan muda.
Di negara ini umur pemuda sering dibatasi maksimal 40 tahun. Oleh karena itu, petunjuk pertama, kata Jamiluddin, mengarah kepada Gibran, bukan Erick yang umurnya sudah di atas 40 tahun.
"Batas usia tersebut ada pada Gibran, bukan Erick Thohir. Saat ini usia Gibran 36 tahun," kata Jamiluddin yang menjadi akademisi di Universitas Esa Unggul.
Kemudian, pantun kedua menyinggung Stasiun Balapan yang berada di Kota Surakarta. Menurut Jamiluddin, hal itu seolah memberitahukan bahwa pendamping Prabowo adalah pemuda yang berasal dari Surakarta atau Solo.
"Pemuda dari Stasiun Balapan atau Solo tentunya Gibran, bukan Erick. Hal ini menegaskan pantun petinggi Gerindra itu mengarah pada Gibran," ujarnya.
Sementara itu, pantun kedua Muzani menyebut bahwa cawapres Prabowo berpengalaman dalam pemerintahan.
"Sedangkan sisi berpengalaman di pemerintahan, baik Gibran maupun Erick sama-sama memilikinya. Gibran berpengalaman menjadi Wali Kota Solo, sementara Erick Menteri BUMN. Karena itu, faktor berpengalaman di pemerintahan bukan menjadi pembeda antara Gibran dan Erick," katanya.
Baca: Pengamat : Prabowo Bisa Dicap Langgengkan Dinasti Jokowi Jika Gandeng Gibran untuk Cawapres
MK buka jalan untuk Gibran
Gibran mengaku sudah berulang kali diminta oleh Prabowo untuk menjadi cawapresnya.
"Semua orang kan sudah tahu. Beliau (Prabowo) sudah minta berkali-kali (jadi cawapres)," ujar Gibran ketika ditemui di kantornya, Senin, (9/10/2013), dikutip dari Tribunnews.
Kala itu peluang Gibran untuk mendampingi Prabowo terganjal oleh UU Pemilu yang mensyaratkan umur cawapres minimal 40 tahun.
Namun, Mahkamah Konstitusi (MK) telah membuka jalan bagi Gibran untuk menjadi cawapres dengan mengabulkan gugatan dengan nomor perkara 90/PUU-XXI/2023.
Lembaga peradilan itu menyatakan seseorang yang belum menginjak usia 40 tahun bisa maju sebagai capres atau cawapres asalkan dia pernah punya pengalaman menjadi kepala daerah atau jabatan lain yang dipilih lewat pemilu.
"Menyatakan Pasal 169 huruf q Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu bertentangan dengan Undang-Undang Dasar 1945 sepanjang tidak dimaknai 'berusia 40 tahun, atau pernah/sedang menduduki jabatan yang dipilih melalui pemilihan umum termasuk pemilihan kepala daerah'," ujar Ketua MK Anwar Usman dalam sidang putusan di Gedung MK, Jakarta Pusat, Senin, (16/10/2023), dikutip dari Kompas.com.
Baca: Gibran Sebut Mahfud MD Cocok Dampingi Ganjar, Anak Jokowi: Luar Biasa, Lengkap, Cocok!