Sebelummnya Ganjar sudah pernah bertemu Mahfud. Bahkan Ganjar mengunggah foto pertemuan keduanya melalui akun Instagramnya.
Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis Agung Baskoro menyampaikan kelebihan dan kekurangan sosok Mahfud dari sisi politik.
Menurut Agung, jika Ganjar dipasangkan dengan Mahfud maka akan saling melengkapi dan sesuai dengan keinginan PDI-P yang memadukan tokoh nasionalis-religius.
"Keuntungannya, secara elektoral, basis demografi keduanya saling melengkapi karena Ganjar mewakili Jawa Tengah dengan identitas nasionalisnya. Sementara Mahfud merepresentasikan Jawa Timur dengan simbol religiusitas NU (Nahdlatul Ulama)," kata Agung saat dihubungi pada Selasa (17/10/2023).
Dari sisi karakter kepemimpinan, Agung menilai keduanya juga bisa saling menutup kekurangan masing-masing.
"Baik Ganjar dan Mahfud memiliki karakter yang saling melengkapi. Dalam konteks Ganjar sebagai solidarity makers, dan Mahfud sebagai administratur karena bertungkus lumus di yudikatif," ucap Agung.
Akan tetapi, Agung menilai sosok Mahfud juga mempunyai kelemahan.
Baca: Prabowo & Ganjar Bersaing Ketat, Pengamat Sebut Jatim Jadi Kunci Kemenangan dalam Pilpres
Dia mengatakan, Mahfud memiliki tingkat penerimaan yang rendah di mata elite partai politik karena sikapnya selama ini.
"Akseptabilitas elite yang rendah karena selama ini tegas tak pandang bulu," ucap Agung.
Selain itu, kekurangan jika Ganjar menggandeng Mahfud adalah ceruk pemilih di Jawa Timur sudah mulai terbagi karena kehadiran sosok Muhaimin Iskandar (Cak Imin), yang menjadi bakal cawapres Anies Baswedan.
"Otomatis insentif elektoral yang diterima menjadi tak maksimal. Di titik inilah Ganjar-Mahfud mesti habis-habisan di basis lawan seperti luar Jawa, Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat yang selama ini menjadi pusat pemilih Prabowo dan Anies," papar Agung.
PDI-P Umumkan Cawapres Ganjar Rabu Besok Pukul 10.00
Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa partainya akan mengumumkan nama calon wakil presiden (cawapres) pendamping Ganjar Pranowo pada Rabu (18/10/2023) pukul 10.00 WIB.
Namun Hasto tak menyebut lokasi tempat diumumkannya cawapres Ganjar.
"Ibu Megawati menegaskan DPP PDI-P untuk berkoordinasi dengan tim TPN Ganjar Presiden, sehingga besok pada Rabu tanggal 18 Oktober 2023 pada jam 10.00 tepat akan diumumkan siapa calon wakil yang akan mendampingi Pak Ganjar," kata Hasto di kediaman Ketum PDI-P Megawati Soekarnoputri, Jalan Teuku Umar, Jakarta, Selasa (17/10/2023).
Ditanya soal inisial cawapres yang akan diumumkan, Hasto enggan menyampaikan secara gamblang.
Ia hanya mengatakan bahwa cawapres Ganjar berinisial Indonesia Raya.
"Inisialnya Indonesia Raya untuk Indonesia Raya untuk rakyat Indoneaia untuk kemajuan bersama," imbuh dia.
Lebih jauh, Hasto menegaskan bahwa Megawati sudah mencermati dengan matang sosok kandidat cawapres Ganjar.
Pencermatan itu, sebut Hasto, sudah dilakukan sejak lama.