TRIBUNNEWSWIKI.COM - Partai Demokrat mengatakan akan ada partai baru yang menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto sebagai capres.
"Ya, (parpol) anak muda," kata Ketua Badan Pembina Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi (BPOPKK) Partai Demokrat Herman Khaeron, Rabu, (11/10/2023), dikutip dari Tribunnews.
Dia mengonfirmasi bahwa partai itu dipimpin oleh anak muda dan memiliki simbol mawar.
"Ya (ketumnya) anak muda. Ya begitu (ada unsur mawarnya)."
Herman tidak mengungkapkan nama partai itu. Namun, apabila dilihat dari karakteristiknya, partai yang disampaikan Herman itu mirip dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang kini dipimpin oleh putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep.
Adapun akhir pekan lalu Kaesang menyatakan PSI belum menentukan sosok capres yang akan didukungnya.
Pernyataan Kaesang itu untuk menanggapi ucapan Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad yang menyebut ada partai berwarna merah-putih yang akan bergabung dengan koalisi Prabowo.
"Merah putih itu siapa? (PSI) Belum ada keputusan," kata Kaesang di Garut, Jawa Barat, Minggu, (8/10/2023).
Baca: Gibran Sebut Dia & Kaesang Sama Arah Dukungannya, Kaesang Heran: Kok Gitu, Kan Beda Partai
Baca: Kaesang Terapkan Politik Riang Gembira di PSI, Pengamat: Cuma Gimik, di Belakang Saling Serang
Seperti Kaesang, Sekjen PSI Radja Juli Antoni mengatakan partainya belum menentukan arah dukungan.
"Tanya ke Bang Dasco, partai apa? PSI masih belum final," ujar Antoni.
Sebelum Kaesang menjadi ketua umum, PSI sempat mengumumkan bakal mendukung Ganjar Pranowo. Pengumuman itu dikeluarkan jauh sebelum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) resmi mengumumkan Ganjar sebagai bakal capres.
Beberapa waktu kemudian PSI dikunjungi oleh bakal capres Prabowo Subianto yang diusung oleh Koalisi Indonesia Maju.
Kunjungan Prabowo itu memunculkan dugaan bahwa partai berlambang mawar itu akan mengubah haluan dengan mendukung Prabowo.
Di samping itu, PSI turut hadir dalam sejumlah acara yang digelar Koalisi Indonesia Maju, termasuk ketika Partai Demokrat menyatakan dukungan kepada Prabowo.
Baca: Kaesang Jadi Ketum PSI, Pengamat: Masih Masuk dalam Skenario Bagian dari Keluarga Besar PDIP
PSI diklaim sudah bergabung
Sementara itu, beberapa waktu lalu Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi menyebut PSI sudah bergabung dengan koalisi Prabowo.
Klaim itu disampaikan Viva dalam acara diskusi bertajuk "Jadwal Pilpres dan Siasat 2 Poros" yang diselenggarakan di Kantor Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Jakarta Timur, Rabu, (27/9/2023).
Awalnya, Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti, yang turut hadir dalam diskusi itu membicarakan elektabilitas Prabowo yang mandek.
Akan tetapi, Ray menganggap stagnasi atau kemandekan itu tak sebanding dengan banyaknya partai politik yang kini ramai-ramai mendukung Prabowo.
“Tapi intinya (elektabilitas Prabowo) adalah stagnan. Tapi stagnasi suara Pak Prabowo itu justru enggak sebanding dengan mulai banyaknya berlabuh partai-partai politik kepada Prabowo,” kata Ray dikutip dari Tribunnews.