Dia ingin Ade mematuhi perintah berpolitik dengan riang gembira dan tidak menyerang pihak lain.
Ade menanggapi sanksi yang dijatuhkan kepadanya. Dia menyebut salah satu alasan dia menerima sanksi itu ialah karena di belakang Kaesang ada Jokowi.
"Kedua, di belakang Mas Kaesang itu ada Presiden Jokowi yang sangat pintar. Jadi, saya duga teguran itu juga datang dari Pak Jokowi," ujar Ade dalam video yang diunggah di akun Twitter miliknya, Sabtu (7/10/2023).
Baca: Kaesang Jadi Ketum PSI, Pengamat: Masih Masuk dalam Skenario Bagian dari Keluarga Besar PDIP
Di samping itu, Ade menyebut teguran kepadanya itu masuk akal.
"Sebagai keturunan Sumatera, gaya politik saya sebenarnya frontal, tapi saya harus akui dong, Pak Jokowi sudah sukses menerapkan gaya politik Solo selama lebih dari 10 tahun Jadi wajar jika saya harus mengikuti resep yang sudsh terbukti kemanjurannya," katanya.
Ade juga mengaku akan bersikap lebih tenang dan mengikuti arahan Kaesang,
"Sekarang saya percaya PSI bisa melewati parliamentary threshold. Nah karena PSI berada di atas angin, saya harus lebih humble dong. Kemarin-kemarin itu kan saya berantem gara-gara saya merasa diinjak-injak mereka yang benci PSI. Sekarang saya merasa PSI sudah kuat, jadi buat apa berantem," ujar dia.
"Karena itu saya sekarang akan ambil gaya berbeda. Saya siap ikuti arahan ketua umum yang baru. Saya lakukan ini karena saya punya akal sehat, dan saya percaya tanpa akal sehat, Indonesia tak akan selamat."
Baca: Akui PSI Pernah Mencela atau Rendahkan PDIP, Kaesang Minta Maaf kepada Puan
(Tribunnewswiki)
Baca berita lain tentang Kaesang Pangarep di sini.