Jika keduanya terbukti melakukan tindak pidana korupsi maka akan semakin banyak pembantu Presiden Jokowi yang terjerat kasus korupsi.
Todung mengatakan banyaknya menteri Jokowi yang tersandung kasus korupsi membuat indeks persepsi korupsi di tanah air makin buruk.
Menurut Data Transparency International (DTI), kualitas pemberantasan korupsi di Indonesia cenderung menurun pada masa kepemimpinan Jokowi.
Pada tahun 2022 IPK Indonesia berdasarkan hasil survei DTI berada pada angka 34/10 dan menempati posisi ke-110 dari 180 yang disurvei.
"Saya merasa sedih di periode kedua Presiden Jokowi seharusnya bisa membuat warisan yang bagus buat bangsa ini, meninggalkan sejarah perjuangan pemberantasan korupsi yang bagus dengan hasil yang bagus," kata Todung.
Baca: Kasus Menteri Syahrul Limpo Disebut Berdampak Buruk bagi Koalisi Anies-Cak Imin
(Tribunnewswiki)
Baca berita lain tentang Syahrul Yasin Limpo di sini.