Sementara itu Kasi Humas Polres Metro Depok Iptu Made Budi menerangkan hingga kini sudah menerima laporan dari 15 anak yang mengaku sebagai korban pelecehan kakek cabul di Depok.
"Saksi korban sudah membuat laporan 10-15 orang atau anak didampingi orang tua korban," katanya.
Baca: Dicap Pengkhianat Oleh Demokrat, Respon Anies Baswedan: Kita Ingin Indonesia Adil dan Lebih Maju
Menurutnya semua korban adalah anak laki-laki di bawah umur.
Senada, menurut Made, pelaku juga mengaku kepada polisi hanya mengelus kemaluan korban.
"Pengakuan pelaku hanya melakukan mengelus di area kelamin, wajah, dada dan tidak melakukan peremasan," katanya.
Sedangkan saksi menekankan bahwa korban sempat mengeluh kesakitan karena kemaluannya diremas kakek cabul.
"Menurut keterangan saksi korban, kakek tersebut melakukan peremasan kepada para korban," tuturnya.
Kapolsek Cimanggis Kompol Arief Budiharso belum dapat memastikan penyebab kematian MDF, sehingga diperlukan autopsi lebih lanjut.
Sementara itu, Ketua RT 01/RW 08 Sukamaju, Slamet mengaku tidak mengetahui secara pasti kronologis tewasnya MDF.
"Untuk kronologisnya saya belum tahu persis maaf, karena saat kejadian anak langsung dibawa ke rumah sakit pulang langsung ditangani petugas polisi," kata Slamet.
Menurut Slamet, terduga pelaku masih memiliki ikatan keluarga dengan korban dan tidak memiliki masalah berinteraksi dengan masyarakat sekitar.
"Terduga N (70) masih ada ikatan saudara, ya waras, tiap hari ke masjid, bersosialisasi dengan masyarakat," pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Pengakuan Kakek Cabul di Depok Lecehkan Remaja hingga Meninggal, Pelaku Malah Tertawa Gara-gara Ini