SOSOK MK, Pelaku Bully Adik Kelas di Cilacap Dikenal Suka Berkelahi, Sering Pindah Sekolah & Maling

Terungkap tabiat MK, pelaku pembullyian dengan kekerasan fisik terhadap siswa SMPN 2 Cimanggu, Cilacap, Jawa Tengah.


zoom-inlihat foto
SOSOK-MK-Pelaku-Bully-Adik-Kelas-di-Cilacap-Dikenal-Suka-Berkelahi-Sering-Pindah-Sekolah-Maling.jpg
Kolase Tribunnewswiki/Tribun Network/Istimewa
SOSOK MK, Pelaku Bully Adik Kelas di Cilacap Dikenal Suka Berkelahi, Sering Pindah Sekolah & Maling


MK melakukan penganiayaan di depan banyak teman-temannya.

Baca: Kasus Siswa SMP di Cilacap Bully Adik Kelas: Massa Serbu Rumah Pelaku & Ingin Membalas

Adapun, awalnya ia tampak merangkul korban yang duduk di sampingnya.

Setelah itu pelaku menarik baju korban lalu menendang perut korban hingga jatuh.

MK lalu memukul punggung korban dan memberikan ancaman.

“Misahke sing, gelut sekabehan! (Misahin aku, gelut semuanya),” teriak pelaku.

Mendengar hal itu, teman-teman pelaku diam tak berkutik.

Sedangkan pelaku teres menganiaya korban bertubi-tubi.

Bahkan korban sudah tak kuasa menahan lagi dań terus dianiaya hinna terkapar.

Sedangkan pelaku sempat berpose bangga ke arah kamera setelah memukuli korban.

Kasus ini terbongkar setelah FF pulang sekolah dengan kondisi wajah luka.

Kakak FF lalu melaporkan kejadian yang menimpa adiknya ke polisi.

Terbaru, Polresta Cilacap telah mengamankan 5 anak yang diduga terlibat dalam kasus perundungan dan penganiayaan siswa SMP Negeri 2 Cimanggu.

Kapolresta Cilacap Kombes Pol Fannky Ani Sugiharto mengungkapkan kelima anak itu terdiri dari 3 orang saksi dan 2 orang terduga pelaku.

Sebelum mengamankan kelima anak, pihak kepolisian terlebih dahulu melakukan penyidikan.

Motif Pelaku

MK, pelaku bully di SMPN 2 Cimanggu, Cilacap ternyata sering pindah sekolah karena berkelahi
MK, pelaku bully di SMPN 2 Cimanggu, Cilacap ternyata sering pindah sekolah karena berkelahi (istimewa)

Motif pelaku Kasus perundungan atau bullying dengan kekerasan fisik di Cilacap karena permasalahan sepele.

Pelaku anak atau anak yang berhadapan dengan hukum yang terlibat kasus ini telah dibawa polisi untuk dilakukan pemeriksaan.

Polisi pun mengungkapkan permasalahan yang terjadi hingga terjadi perbuatan yang tidak pantas yang dilakukan anak-anak, siswa SMP.

Wakapolresta Cilacap, AKBP Dr Arif Fajar Satria membeberkan bahwa pelaku yang juga ketua kelompok remaja merasa kesal kepada korban.

"Pelaku tidak terima, karena korban mengaku menjadi bagian anggota kelompok siswa sekolah lain," kata Arif Fajar Satria kepada TribunBanyumas.com.





Halaman
123
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Uang Passolo (2026)

    Uang Passolo adalah sebuah film drama Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved