Tak Ikuti Jejak Keluarganya di PDIP, Kaesang Bongkar Alasannya Gabung dengan PSI

Kaesang Pangarep mengungkap alasannya bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).


zoom-inlihat foto
Kaesang-pangarep-66.jpg
Tribun Solo
Putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep, mengungkap alasan dia memilih bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

Bergabungnya Kaesang dengan partai itu menjadi sorotan lantaran dia berbeda dengan anggota keluarganya yang memilih menjadi kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Kaesang  menyinggung adanya kesamaan pandangan, terutama perihal anak muda, ketika menjelaskan alasannya bergabung dengan partai berlambang bunga mawar itu.

"Kami ini kebetulan punya kesamaan dan keinginan, kami ingin anak-anak muda itu bisa terlibat di sektor publik," ujar Kaesang, dikutip dari Kompas.com yang mengutip tayangan Kompas TV, Sabtu (23/9/2023).

"Apalagi di pemilu, anak muda biasanya hanya dijadikan sebagai objek pasif."

Kaesang mengklaim sudah cukup lama berkomunikasi dengan PSI. Dia mengatakan sering berbicara dengan elite partai itu, termasuk berbicara dengan Ketua Umum PSI Giring Ganesha, Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie, dan Sekretaris Dewan Pembina Raja Juli Antoni

"Saya, tuh, dengan teman-teman PSI ini sebenarnya bukan baru-baru saja, sudah cukup lama," katanya.

Untuk saat ini Kaesang belum diberi jabatan apa pun dalam tubuh PSI. Di samping itu, belum diketahui Kaesang akan menjabat posisi apa.

Baca: Kaesang Gabung dengan PSI, PDIP: Tak Ganggu Hubungan Megawati-Jokowi

Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Joko Widodo.
Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Joko Widodo. (Tribun Jatang)

PDIP tak bisa melarang

Politikus PDIP Deddy Sitorus mengatakan partainya tidak bisa mencegah Kaesang bergabung dengan PSI

Menurut Deddy, pihaknya juga tidak mempersoalkan Kaesang yang memilih untuk tidak menjadi kader PDIP seperti ayahnya, Presiden Jokowi, dan kakaknya, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka.

"Jadi kalau Kaesang kemudian memilih PSI, urusannya sama kita apa gitu? Enggak ada. Jadi kita enggak bisa juga melarang-larang," kata Deddy ketika ditemui dalam acara diskusi di Jakarta Selatan, Sabtu, (23/9/2023), dikutip dari Kompas.com.

Deddy sendiri senang atas bergabungnya Kaesang dengan PSI. Di samping itu, dia memuji Kaesang yang memutuskan terjun ke dunia politik dan sudah memiliki pandangan politik sendiri meski dia masih muda.

"Kita apresiasi anak muda yang mau masuk ke politik. Apalagi Kaesang kan sudah berumah tangga. Independen dari bapaknya," kata dia.

"Jadi, kalau saya, sih, kita kan sudah memberikan semuanya ke Pak Jokowi dan keluarga gitu, ya. Ya kita sudah, apalagi yang enggak kita berikan?" ujarnya.

Baca: Kaesang Putra Jokowi Gabung dengan PSI, PDIP Tak Ambil Pusing & Tak Bisa Melarang

Deddy percaya bahwa Jokowi yang menjadi kader PDIP tidak akan dipanggil PDIP untuk memberikan klarifikasi atas pilihan Kaesang.

Di samping itu, Deddy meyakini hubungan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Jokowi saat ini baik-baik dan tidak terganggu oleh bergabungnya Kaesang dengan PSI.

"Soal hubungan saya kita baik-baik saja, enggak ada masalah. Itu kan interpretasi orang. Soal hubungan, saya kira baik-baik saja. Tidak ada masalah. Itu kan interpretasi orang dan orang kan bebas berimajinasi dan menginterpretasi," kata Deddy.

"Jadi, kami tidak maulah sibuk-sibuk masuk dalam framing-nya orang ini seperti apa. Ya silakan. Kita ini berpolitik dengan keyakinan, dengan ideologi, dengan kerja keras, bukan kerja cemas," katanya.

Dia juga membantah bahwa hubungan Megawati dengan Jokowi kini memanas. Menurut Deddy, kedua politikus itu mempunyai porsi masing-masing di dalam masyarakat.





Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved