Tim Pemenangan Anies-Cak Imin Diberi Nama Baja Amin, Tim 8 Koalisi Perubahan Bubar

Tim pemenangan pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar diberi nama Badan Pekerja Anies-Muhaimin (Baja Amin).


zoom-inlihat foto
Anies-dan-Cak-Imin-6.jpg
Tribunnews
Anies Baswedan dan Ketua Umum PKB Muhaimin atau Cak Imin.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Tim pemenangan pasangan bakal capres dan bakal cawapres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin), dibentuk pada hari Jumat, (22/9/2023), di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dan diberi nama Badan Pekerja Anies-Muhaimin (Baja Amin).

Baja Amin dibentuk setelah KPP menyelenggarakan pertemuan guna merumuskan pembentukan tim pemenangan Anies-Cak Imin.

"Nanti, akan bisa kita lakukan lebih intensif secara bersama-sama ke depannya, ada Badan Pekerja Anies-Imin atau AMIN. Jadi Baja AMIN yang dibentuk," ujar Anies di Jakarta Selatan pada hari yang sama, dikutip dari Kompas.com.

Menurut Anies, Baja Amin bakal menjadi badan yang melakukan sinkronisasi konsolidasi antarunsur di dalam KPP.

Baja Amin juga menggantikan Tim 8 yang dibentuk ketika Partai Demokrat masih bergabung dengan koalisi tersebut.

"Dan dengan ada Baja ini, maka semua komunikasi teman-teman juga adalah lewat Baja karena mereka semua nanti yang akan mewakili masing-masing pihak," ujar Anies.

Baca: Sebut Tak Ada Pengusaha Besar yang Berani Bantu Dia, Anies: Takut Diintimidasi

Baca: Singgung Penggunaan Wakanda untuk Sebut Indonesia, Anies: Skor Kebebasan Berpendapat Rendah

Kata Anies, ada 15 orang yang dimasukkan ke dalam Baja Amin. Rinciannya adalah tiga orang dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), tiga orang dari Partai Nasdem, dan tiga orang dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Di samping itu, ada tiga orang dari perwakilan Anies dan tiga orang dari perwakilan Cak Imin,

Mantan Gubernur DKI Jakarta mengatakan nantinya bakal ada pengumuman tentang ketua dan perwakilan bakal capres-cawapres.

"Itu dari masing-masing capres. Itu poinnya (orang kepercayaan)."

Koalisi pendukung Anies kini berisi Nasdem, PKS, dan PKB. Sebelumnya, Demokrat berada di dalam koalisi itu.

Namun, Demokrat memutuskan keluar setelah Anies memilih Cak Imin sebagai calon pendampingnya. Demokrat kemudian memilih bergabung Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mengusung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Pengumuman resmi tentang dukungan Demokrat kepada Prabowo disampaikan langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Kamis kemarin, (21/9/2023).

Baca: Najwa Shihab Ogah Jadi Timses Anies-Cak Imin Gara-gara Alasan Ini

Baca: PAN Bongkar Alasan Demokrat & SBY Dukung Prabowo, Singgung Faktor Kenyamanan

Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.
Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. (Kolase Tribunnews)

Demokrat diharapkan kembali

PKS mengaku bisa memahami keputusan Demokrat merapat ke koalisi pengusung Prabowo sebagai bakal capres.

"Ke mana pun pilihan Partai Demokrat, PKS akan sangat memahami dan mengapresiasi,” ujar Ketua Dewan Pimpinan Pusat PKS Mardani Ali Sera, , Minggu, (17/9/2023), dikutip dari Kompas.com.

Meski memaklumi kepindahan Demokrat ke kubu Prabowo, Mardani tetap berharap partai berlambang bintang Mercy itu kembali bergabung dengan koalisi Anies.

Dia mengatakan, selama sekitar setahun bersama Demokrat dalam koalisi Anies, ada banyak kenangan dan kerja sama yang indah.

“Tetap mendoakan semoga bisa bersama kembali. Itu (bersama dalam koalisi pengusung Anies) yang kami doakan,” kata Mardani.

Baca: Demokrat Putuskan Dukung Prabowo, AHY Pamitan & Minta Maaf kepada Puan

Baca: Begini Respon Ganjar Pranowo Usai Kabar Demokrat Merapat ke Prabowo, Ganjar: Biasa Saja

Namun, Demokrat menolak bergabung kembali. Partai itu mengaku sudah move on dari KPP.

"Sudah jelas, Mas, kita move on. Tidak ada CLBK. Sudah cukup. Jangan sampai dikhianati sekali, masih terus jadi bucin. Cukuplah kita di-ghosting," kata Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Demokrat Herzaky Mahendra Herzaky di Kantor DPP Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, (9/9/20223).





Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Malam 3 Yasinan

    Malam 3 Yasinan adalah sebuah film horor Indonesia
  • Film - Pokun Roxy (2013)

    Pokun Roxy adalah sebuah film horor komedi Indonesia
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved