TRIBUNNEWSWIKI.COM - Bakal capres Ganjar Pranowo menantang mahasiswa Universitas UI untuk membuktikan bahwa dia adalah "boneka" Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan petugas partai.
Tantangan itu dilemparkan Ganjar saat dia menjawab pertanyaan Naufal, seorang mahasiswa Jurusan Ilmu Politik UI, dalam acara Kuliah Kebangsaan di UI hari ini, Senin, (18/7/2023).
Naufal yang mengaku mengagumi Ganjar merasa kecewa karena Ganjar malah menjadi petugas partai.
"Saat 21 April, Anda dicapreskan, saya menggarisbawahi kata-kata Ibu Megawati (Soekarnoputri) sebagai kader dan petugas partai. Jujur saja saya (yang) mengagumi Bapak merasa kecewa, ternyata Bapak yang diharap sebagai petugas rakyat malah jadi petugas partai," kata Naufal dalam acara itu, dikutip dari Warta Kota Live.
Dia kemudian bertanya apakah mantan Gubernur Jawa Tengah itu akan menjadi "boneka" Megawati.
"Pertanyaan saya, jika Bapak terpilih sebagai presiden ke-8, (apakah) Bapak pada prinsip tuanku hanya rakyat dan gubernur hanya mandat dan tidak menjadi boneka Megawati?" tanya Naufal.
Baca: Ditanya Apakah Akan Jadi Boneka Megawati & Petugas Partai, Ganjar: Tak Perlu Takut
Dalam jawabannya, Ganjar meminta mahasiwa UI itu untuk tidak takut.
"Naufal, kamu mengikuti saya selama 10 tahun jadi gubernur? Saya petugas siapa? Finish. Anda tidak perlu takut petugas partai atau tidak. Naufal, 10 tahun, loh, saya," jawab Ganjar.
"Kalau Anda Googling, sebelum saya jadi gubernur yang mukulin saya siapa? E, kamu enggak ngikuti pasti, ya. Kamu tahu enggak saya digebukin. Sebelum mencalonkan, Ganjar dicalonkan atau tidak. Di partai saya, kan, namanya tidak hanya Ganjar, ramai. Mbak Puan, Mbak Puan UI, alumni loh," kata Ganjar.
Politikus berambut putih itu kemudian balik bertanya kepada Naufal. Dia menantang Naufal untuk memberikan bukti bahwa dia adalah petugas partai.
"Maka kalau Anda riset tentang saya, adakah saya hanya berpihak bagi partai saya? Mungkin nyaris Anda tidak akan menemukan itu, dan agar kamu mengetahui, kamu akan saya kirimi 2 buku saya," ujarnya.
"Saya digebukin oleh teman sendiri biasa, kok, selama belum putus itu biasa kok, kita nikmati biasa saja. Saya kader partai, tapi presiden bukan, gubernur bukan. Itulah melayani."
Baca: Ditanya Petugas Rakyat atau Petugas Partai, Ganjar Pranowo Skakmat Mahasiswa UI: Saya Kader PDIP
Menurut Ganjar, buku yang akan diberikannya itu berjudul Hitam Putih Ganjar.
"Mungkin buku itu cukup menjelaskan keraguanmu agar kamu bisa menentukan pilihan secara positif. Tak harus Ganjar, jangan tergesa-gesa memilih Ganjar, Anda cek dulu."
Komentari kasus Rempang
Ganjar turut ditanya perihal kasus agraria dan kasus kerusuhan di Pulau Rempang.
Azzahra, salah seorang mahasiswa UI, menyinggung bertambahnya konflik agraria di tanah air.
"Dari 207 kasus 2021 menjadi 212 pada 2022, meskipun naik lima kasus, tetapi luas konflik tingkat drastis," Azzahra kepada Ganjar.
"(Data KPA) Dari 500 ribuan hektare menjadi 1 juta hektare."
Mahasiwa itu meminta Ganjar menjelaskan resolusi konflik yang akan dihadirkan Ganjar apabila dia menang pilpres.
"Gimana penanganan resolusi konflik yang akan dilakukan pemerintah, tetapi tidak hanya dengan memikirkan bahwa konflik selesai melalui kompensasi," katanya.
Baca: Polemik Panglima TNI Minta Warga Rempang Dipiting, TNI: Masyarakat Salah Paham
Ganjar menimpalinya dengan membenarkan bahwa ada banyak konflik agraria di Indonesia.
"Dugaan saya lebih dari itu karena saya banyak menangani hal (konflik agraria) itu, minimal di kampung saya, belum lagi di Indonesia," ujar Ganjar.
Ganjar menduga kasus agraria di Rempang disebabkan oleh kurangnya mitigasi konflik. Menurut dia, penanganan infrastruktur harus melibatkan para ahli antropologi, sosiolog, dan psikologi agar keadaan masyarakat yang terdampak bisa dipahamo.
"Tolonglah antropolog, tolonglah sosiolog, tolonglah psikolog agar kemudian dia bisa tahu menjelaskan, jelaskan dulu, kadang pemerintah tidak mau," kata Ganjar.
"Kenapa konflik-konflik itu muncul pada saat sebuah pekerja ingin dilaksanakan, satu sangat jarang kita melakukan mitigasi apa yang akan terjadi kedua bagaimana kita penghormatan terhadap hak mereka."
Baca: Rocky Gerung: Konflik Rempang Disebabkan oleh Ambisi Jokowi, Pemerintah Cari Kambing Hitam
Menyapa mahasiwa
Ganjar hadir di lokasi acara Kuliah Kebangsaan sekitar pukul 08.50 WIB. Dia memakai kemeja garis hitam dan putih.
Setiba di sana, Ganjar terlihat menyapa para mahasiswa yang hadir dan disambut dengan histeris.
Kemudian, dia berfoto bersama dosen dan berjabat dengan para mahasiwan. Ganjar juga seseklai bercengkrama dengan mahasiswa.
Kuliah kebangsaan di sesi pertama sebelumnya menghadirkan Anies sebagai pembicara.
Baca: Ikhlas, PDIP Kini Akui Ridwan Kamil Sudah Tak Mungkin Jadi Cawapres Ganjar
(Tribunnewswiki)
Baca berita lain tentang Ganjar Pranowo di sini.