Begini Respon Ganjar Pranowo Usai Kabar Demokrat Merapat ke Prabowo, Ganjar: Biasa Saja

Beredar kabar Partai Demokrat terbuka kemungkinan bergabung dengan koalisi yang mendukung Prabowo Subianto.


zoom-inlihat foto
Ganjar-dan-Prabowo-2.jpg
Tribunnews
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kiri) dan Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kabar Partai Demokrat bakal bergabung ke koalisi poros Prabowo Subianto usai keluar dari Koalisi Perubahan, begini respons Ganjar Pranowo.

Bakal capres PDIP Ganjar Pranowo merespons santai saat ditanyakan terkait dengan ada atau tidaknya kekhawatiran jika Koalisi Indonesia Maju (KIM) semakin gemuk.

Beredar kabar Partai Demokrat terbuka kemungkinan bergabung dengan koalisi yang mendukung Prabowo Subianto.

Ganjar tak banyak komentar soal itu, dirinya hanya menyatakan biasa saja apabila kabar tersebut benar terjadi, dan merasa tidak ada kekhawatiran.

"Enggak (khawatir), biasa saja," kata Ganjar kepada awak media saat ditemui di Djakarta Theater, Minggu (17/9/2023), melansir Tribunnews.com.

Sebelumnya, kabar bakal bergabungnya Demokrat ke Koalisi Indonesia Maju (KIM) diungkapkan oleh Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi.

Baca: JANJI-janji Prabowo Subianto Jelang Pilpres 2024: Naikkan Gaji Guru sampai Brantas Kemiskinan

Viva menyatakan, Partai Demokrat terbuka kemungkinan bergabung dengan koalisi yang mendukung Prabowo Subianto maju sebagai bacapres.

Viva Yoga memastikan, kalau isu atau kabar bakal bergabungnya Demokrat ke koalisi Prabowo adalah berita nyata.

"Bukan isu, tetapi berita nyata. Partai Amanat Nasional merasa senang, gembira, haru, dan bersyukur kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa," kata Viva Yoga, dilansir dari Tribunnews.com, Minggu (17/9/2023).

Bakal calon presiden (Bacapres) dari PDI Perjuangan Ganjar Pranowo disela-sela kegiatan lari pagi di Kota Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (3/6/2023). Seluruh relawan Joko Widodo (Jokowi) pada akhirnya diperkirakan akan berlabuh pada satu tujuan, yakni mendukung bakal calon presiden Ganjar Pranowo.
Bakal calon presiden (Bacapres) dari PDI Perjuangan Ganjar Pranowo disela-sela kegiatan lari pagi di Kota Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (3/6/2023). Seluruh relawan Joko Widodo (Jokowi) pada akhirnya diperkirakan akan berlabuh pada satu tujuan, yakni mendukung bakal calon presiden Ganjar Pranowo. (Fransiskus Adhiyuda)

"Partai Demokrat menyatakan siap sedia bekerjasama, bergabung, dan berjuang bersama-sama di Koalisi Indonesia Maju (KIM)," sambung Viva.

Kata dia, dengan adanya kabar kalau Partai Demokrat bergabung ke KIM maka akan menjadi suatu hal yang menggembirakan seluruh partai koalisi pengusung Prabowo.

"Hal ini adalah kabar gembira buat kami di KIM. PAN, Golkar, Gerindra, PBB, dan Gelora menyambut PD dengan suka cita," ujar dia.

Jika memang nantinya Demokrat bergabung, kata Viva, maka KIM akan menjadi koalisi besar.

Salah satu yang terlihat adalah efek elektoral yang diperoleh dari partai pendukung itu akan menambah basis konstituen koalisi.

"Setiap anggota partai koalisi memiliki basis konstituen akan disinergikan dengan baik dan akan menambah perolehan suara sehingga peluang untuk menang pilpres akan semakin besar," kata Viva Yoga.

Selanjutnya, dengan adanya kerjasama antara PAN, Demokrat, Gerindra, Golkar, secara empiris pernah terukir di pilpres sebelumnya.

Sehingga kata dia, tidak ada hambatan komunikasi dan kepentingan di antara anggota koalisi.

"PAN merasa semakin optimis dengan kehadiran PD akan menambah kekuatan politik dan energi baru yang semakin membuka peluang besar untuk memenangkan pilpres 2024," katanya.

Baca: PAN Bongkar Alasan Demokrat & SBY Dukung Prabowo, Singgung Faktor Kenyamanan

Demokrat Umumkan Arah Koalisi Pekan Depan

Partai Demokrat mengisyaratkan bakal mengumumkan arah koalisi terkait pilpres 2024 pada pekan depan.





Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved