Petugas sekuriti yang tengah apel langsung melakukan pengecekan dan melihat api sudah membesar.
Kemudian, petugas langsung menghubungi petugas damkar.
Sebanyak 56 petugas damkar dan 14 unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api.
"Pukul 21.47 WIB, api berhasil di lokalisir dan petugas damkar sudah melakukan pendinginan," kata Isnawa.
Baca: Dicap Pengkhianat Oleh Demokrat, Respon Anies Baswedan: Kita Ingin Indonesia Adil dan Lebih Maju
Hanguskan 4 Ruang Penyimpanan Benda Bersejarah
Akibat insiden ini, sebanyak 4 ruangan tempat penyimpanan benda bersejarah pada Gedung A Prasejarah hangus terbakar.
4 ruang yang terbakar tersebut yakni 2 ruangan di sayap sebelah kanan dan 2 ruangan di bagian tengah.
"Kurang lebih ada sekitar 4 ruangan yang menyimpan barang - barang bersejarah," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Komarudin, di lokasi dikutip dari youTube Kompas TV, Sabtu malam.
4 langit-langit di ruangan tersebut, roboh karena memiliki bahan yang mudah terbakar.
Polisi saat ini tengah melakukan identifikasi barang-barang bersejarah tersebut.
Dalam proses identifikasi ini, kepolisian akan ditemani ahli untuk mengetahui nilai kerugian dari barang-barang bersejarah yang hangus terbakar.
"Tentu nanti setelah dinyatakan aman dari tim dari Damkar, baru identifikasi akan masuk tentu akan didampingi oleh para ahli."
"Tentu ahli yang lebih tahu nilai kerugian dari barang-barang," ujar Komarudin.
(TribunnewsWiki.com/Bangkit) Tribunnews.com/Milani Resti/Ibriza Fasti) (TribunnewsBogor.com) (TribunJakarta.com/Dionisius Arya)