Menurut Shin Tae-yong, timnas U23 Indonesia akan bersaing dengan tim-tim yang berkompetisi di Piala Asia U23 2024.
Meski begitu, STY melihat satu kendala. Ia merasa khawatir pemain-pemain abroad seperti Elkan Baggott, Rafael Struick, dan Pratama Arhan tak bisa dilepas oleh klubnya masing-masing.
“Saya berani bicara, kami cukup bisa bersaing di AFC nanti,” kata mantan pelatih timnas Korea Selatan itu.
“Masalahnya hanya seperti Ivar Jenner, Elkan Baggott, Rafael, dan Pratama Arhan, pemain abroad apakah mereka bisa dilepas klub atau tidak di April nanti,” jelasnya.
“Para pemain abroad ini, jika bisa dipanggil semuanya saya berani dan yakin untuk menantang tim-tim di Asia,” lanjut dia.
Kemajuan sepak bola di era Shin Tae-yong
Lebih lanjut, STY melihat bahwa sepak bola Indonesia sejatinya sudah mengalami kemajuan di bawah arahannya.
Pelatih berumur 53 tahun itu memang telah mengukir kisah manis untuk sepak bola Indonesia, kendati belum pernah membawa juara.
Ya, STY telah membuktikan mampu mengantarkan timnas Indonesia senior, U23, dan U20 bermain di pentas Piala Asia.
Ia pun mencetak sejarah baru sebagai pelatih yang berhasil membawa tiga kelompok usia timnas Indonesia lolos ke Piala Asia.
“Menurut saya pribadi, Indonesia sangat berkembang, seperti yang dirasakan masyarakat dan fans sepak bola Indonesia dan para wartawan yang ada di sini jika datang ke lapangan langsung sudah berkembang sejauh apa,” kata STY.
“Sekarang sudah berkembang dan untuk ke depannya pasti akan lebih berkembang lagi,” lanjutnya.
Jalannya pertandingan timnas U23 Indonesia vs Turkmenistan
Bek timnas U23 Indonesia, Pratama Arhan, menyambut umpan lambung dari sisi kiri pertahanan Turkmenistan.
Pemain kelahiran Blora itu lalu memberikan umpan tarik kepada Hokky Caraka, yang berhasil mengonversikannya menjadi gol pada menit ke-10.
Namun, wasit menganulir gol Hokky Caraka karena Pratama Arhan dianggap sudah terperangkap offside.
Masuk menit ke-24, Rafael Struick mendapatkan peluang emas di depan gawang Turkmenistan.
Sayang, bagi timnas U23 Indonesia, upaya Rafael Struick masih mampu digagalkan kiper Turkmenistan, Ahallyyev Rustem.
Timnas U23 Indonesia lalu memecah kebuntuan seusai Ivar Jenner mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-40.
Ivar Jenner menendang bola dari luar kotak penalti. Si kulit bulat lalu mengenai pemain Turkmenistan, Oraz Orazov.