Profil dan Pekerjaan Waluyo Wasis Nugroho Pria Lempar Botol ke Rocky Gerung, Ternyata Ketum PNIB

Waluyo Wasis Nugroho bekerja sebagai penggiat sosial. Ia juga sebagai ketua umum Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB)


zoom-inlihat foto
Profil-d-3322.jpg
Youtube Kompas TV/IG Waluyo Wasis Nugroho/Kolase
Profil dan Pekerjaan Waluyo Wasis Nugroho Pria Lempar Botol ke Rocky Gerung, Ternyata Ketum PNIB


Memanasnya situasi terjadi sejak awal diskusi bertajuk 'Masa Depan Demokrasi di tengah Derasnya Arus Korupsi' dimulai.

Massa yang mengatasnamakan Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB) sudah meneriakkan penolakan atas kehadiran Rocky Gerung dan Refly Harun.

 

Baca: Yenny Wahid dan Sinta Wahid Sambangi Prabowo, Sinyal Dukungan Penuh dari Gusdurian?

Dibalik barikade polisi berpakaian lengkap, mereka pun membentangkan spanduk bertuliskan 'Yogyakarta Kota Pelajar, budaya dan Bermartabat. Tolak Rocky Gerung dan Refly Harun'.

Diskusi kebangsaan yang digelar Mahasiswa HMI Komisariat FEB UGM dan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Bulaksumur-Karangmalang (IMM BSKM) di Kopi Nuri di Jalan Anggajaya Condongcatur Kapanewon Depok Sleman, Yogyakarta pada Jumat (8/9/2023).

Rocky Gerung, Refly Harun, Saut Sitomorang dan Ketua BEM KM UGM Gielbran M Noor serta Ekonom Awally Rizki diserang dengan menggunakan botol.

Massa penolak dan peserta diskusi pun sempat bersitegang.

Mereka tetap menolak kehadiran Rocky Gerung dan Refly Harun.

Meski demikian, Rocky Gerung dan Refly Harun tak gentar.

Baca: Sosok Alissa Wahid, Putri Sulung Gus Dur yang Kritik Cak Imin Karena Bawa Nama Ayahnya untuk Politik

Mereka tetap memaparkan sejumlah pandangannya di hadapan ratusan mahasiswa yang hadir.

Namun, di tengah diskusi, sebuah botol air mineral melayang mengenai leher Refly Harun yang duduk di antara Rocky Gerung dan Saut Situmorang .

Spontan situasi langsung memanas.

Massa dari peserta diskusi sempat hampir baku hantam dengan massa penolak yang berada di tepian tempat diskusi.

Petugas langsung berupaya mengendalikan situasi.

Tak berselang lama, tensi kedua massa berangsur menurun.

Refly mengatakan semarah-marahnya menolak seharusnya jangan sampai melakukan kekerasan.

Orang yang melakukan kekerasan, menurut dia, sudah pasti tidak benar.

Apalagi, persoalan penolakan tersebut berkaitan dengan ucapan Rocky Gerung ke Presiden Jokowi beberapa waktu lalu. Tidak ada hubungan dengan dirinya.

Baca: Alissa Wahid Minta Cak Imin Stop Membual Ngaku Dikudeta: Sudahlah Hentikan Narasi Tak Jujur Ini

Bagi dia, sepanjang hanya protes sebenarnya tidak apa-apa.

Tetapi jika protes dibarengi dengan melakukan kekerasan fisik sudah lain persoalan.





Halaman
123
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved