Noviana dan teman-temannya tak diizinkan masuk sehingga mereka memilih menunggu Rocky keluar.
"Sekitar jam 17.30 WIB Rocky Gerung keluar, langsung saya dekati," ujarnya.
Baca: INILAH Wanita yang Labrak Rocky Gerung di Mabes Polri, Ternyata Kader PDI Perjuangan
Menurut Noviana, ketika bertemu dengan Rocky, dia awalnya ingin berbicara dengan Rocky secara baik-baik. Namun, dia tiba-tiba mendorong Rocky.
"(Dorongan) itu spontan, niatnya baik karena awalnya sudah salaman. Mau menanyakan secara baik-baik. Tapi saya tidak tahu kenapa tiba-tiba liat mukanya itu spontan ngedorong," kata dia menjelaskan.
Noviana membantah tudingan bahwa dia menendang dan memukul Rocky. Dia mengklaim justru menjadi korban saat peristiwa dorong-dorongan dengan petugas karena tas miliknya jatuh ke selokan.
Kemudian Noviana membantah terkait kabar yang beredar di masyarakat ia menendang dan menonjok Rocky Gerung.
"Justru tas dan handphone jadi korban saat dorong-dorongan dengan petugas yang memisahkan, tas saya jatuh ke got," katanya.
Baca: Terungkap Identitas Wanita yang Labrak Rocky Gerung, Ternyata Wasekjen Solidaritas Merah Putih
Dia tak menyangka aksi itu viral di media sosial dan muncul tudingan bahwa tindakannya dipicu oleh arahan dari partai.
Namun, Noviana membantah bahwa aksi dilakukan atas perintah partai.
"Saya enggak nyangka viral sampai seperti ini. Kalau perintah partai tidak ada sama sekali. Tidak bawa nama partai. Murni pergerakan anak bangsa. Saya sebagai aktivis. Inisiatif sendiri. Mengajak teman yang militan untuk datang," katanya.
(Tribunnewswiki)
Baca berita lain tentang Rocky Gerung di sini.