Kasus Imam Masykur Dibunuh 3 TNI, Eks Kepala BAIS Ungkap Fakta Mengejutkan Sindikat Obat Ilegal Aceh

Eks Kepala BAIS TNI Laksda TNI (Purn) Soleman Ponto mengungkap fakta mengejutkan soal sindikat obat terlarang yang melibatkan banyak pemuda Aceh.


zoom-inlihat foto
Imam-Masykur-aceh-22.jpg
Kolase TribunnewsWiki/TikTok/Facebook
Warga asal Aceh, Imam Masykur (25), tewas dibunuh setelah diculik oleh oknum anggota Paspampres bernama Praka Riswandi Manik.


Laksda Soleman juga mengungkap cara kerja para sindikat jaringan penjual obat ilegal ini di Jakarta, di mana ada peran seorang bos besar.

Baca: Alasan dan Motif Praka RM cs Culik-Bunuh Imam Masykur Warga Aceh: Peras Korban Jual Obat Terlarang

Mereka merekrut perantau asal Aceh yang mengalami kesulitan ekonomi.

Kemudian, para perantau ditawarkan untuk menjual obat ilegal hingga akhirnya mereka terjerat dalam sistem itu.

Jika sudah masuk pada sistem tersebut, di sinilah peran oknum tentara seperti Praka Riswandi cs menjadi tukang tagih jika mereka tidak memberika setoran dari hasil penjualan.

"Kalau sudah masuk di sistem itu, penagihan inilah yang menyangkut si tentara ini menjadi tukang tagih, kalau yang penjual ini tidak mau membayar," tandas Laksda Soleman Ponto.

Sosok dan Biodata Imam Masykur

Imam Masykur memang sehari-hari menjaga sebuah toko kosmetik atau kios kecantikan di kawasan Jalan Sandratek, RT/RW 02/06, Kelurahan Rempoa, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan.

Pria berusia 25 tahun itu diketahui baru beberapa bulan menjalankan usaha kios kosmetik, atau lebih tepatnya sejak Januari 2023.

Imam sendiri merupakan warga yang berasal dari Kabupaten Bireuen, Aceh.

Baca: Jadwal Siaran TV Indonesia vs Turkmenistan FIFA Matchday September 2023, Ini Daftar 24 Pemain Garuda

Ia merantau dan mengadu nasib di Kota Tangerang Selatan dengan membuka bisnis kosmetik dan juga menjual obat-obatan.

Keseharian Imam Masykur pun disibukkan dengan menjaga toko kosmetiknya yang berukuran 3x5 meter dan berwarna cokelat.

Ia sendirian dalam menjaga kios kosmetik dan obat-obatan miliknya tersebut.

Imam Maskur juga memiliki sejumlah akun media sosial (medsos).

Ia mempunyai akun Instagram (IG) dengan nama @imam.masykur.948.

Akan tetapi, Imam diketahui sudah tidak aktif bermain Instagram.

Sebab, unggahan terakhirnya menampilkan foto dirinya yang diposting pada 22 Agustus 2021.

Imam Masykur juga memiliki akun TikTok bernaa @imammasykur548.

Belum diketahui apakah ia memiliki akun Facebook dan Twitter atau tidak.

Imam Masykur ternyata pernah ditangkap karena menjual obat-obatan ilegal.

Ia menjual obat-obatan ilegal dengan kedok toko kosmetik di Jalan Sandratek, RT 02 RW 06, Kelurahan Rempoa, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan.





Halaman
123
Penulis: Rakli Almughni
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved