Demokrat Mengamuk & Tuding Anies Berkhianat, Cak Imin Tetap Tenang & Unggah Meme Lucu

Melalui sebuah meme, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar meminta untuk tetap tenang.


zoom-inlihat foto
Meme-Cak-Imin.jpg
Twitter/cakiminow
Meme yang diunggah Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar di akun Twitter miliknya pada hari Jumat, (1/9/2023).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Di tengah kemarahan Partai Demokrat, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin justru mengunggah meme lucu bergambar dirinya.

Dalam meme yang diunggah di akun Twitter miliknya, @cakiminow, pada hari Kamis, (1/9/2023), itu terdapat tulisan yang meminta untuk tetap tenang.

Tulisan itu berada di atas foto Cak Imin yang sedang duduk di kursi empuk dan tertawa lepas.

"TETAP TENANG, ini bukan akhir dari segalanya, tapi ini akhir bulan," demikian tulisan pada meme unggahan Cak Imin tersebut.

Di samping itu, terdapat pula emotikon wajah yang sedang tertawa di samping kanan Cak Imin.

Cak Imin seolah tetap santai saat Demokrat geram dan menuding Anies Baswedan berkhianat. Tudingan pengkhianatan  itu disampaikan Demokrat setelah Anies memilih berpasangan dengan Cak Imin dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Menurut Demokrat, pihak yang memasangkan Anies dengan Cak Imin ialah Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.

Setelah menuding Anies berkhianat, partai berlambang bintang Mercy itu memilih mencopoti baliho bergambar Anies dan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Demokrat juga memilih keluar dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) yang mengusung Anies sebagai bakal capres.

Baca: Hari Ini Anies & Cak Imin Dideklarasikan Jadi Capres & Cawapres di Surabaya, Polisi Disiagakan

Meme yang diunggah Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar di akun Twitter miliknya pada hari Jumat, (1/9/2023).
Meme yang diunggah Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar di akun Twitter miliknya pada hari Jumat, (1/9/2023). (Twitter/cakiminow)

Keputusan sepihak

Adanya duet Anies dan Cak Imin itu disampaikan pertama kali oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Demokrat Teuku Riefky Harsya.

Menurut Riefky, Cak Imin telah dipilih olehSurya Paloh untuk mendampingi mantan Gubernur DKI Jakarta itu setelah Surya bertemu dengan Cak Imin di markas Nasdem di Menteng, Jakarta, Selasa, (29/8/2023).

“Secara sepihak Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh tiba-tiba menetapkan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar sebagai cawapres Anies tanpa sepengetahuan Partai Demokrat dan PKS,” kata Riefky dalam keterangannya, Kamis sore, (31/8/2023), dikutip dari Kompas.com.

Riefky mengatakan setelah pertemuan itu Surya memanggil Anies guna menyampaikan keputusan itu. Menurut Riefky, Anies setuju dipasangkan dengan Cak Imin dalam kontestasi tahun depan.

“Bahwa Anies telah menyetujui kerja sama politik Partai Nasdem dan PKB untuk mengusung pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar. Persetujuan ini dilakukan secara sepihak atas inisiatif Ketum Nasdem Surya Paloh."

Baca: Demokrat Keluar & Terus Menghujatnya, Anies Minta Relawannya Tak Tumbang saat Dicaci

Riefky mengklaim keputusan duet itu tak langsung dikabarkan Anies kepada Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (KPP) yang menjadi anggota KPP.

Sehari setelah pertemuan itu Anies malah meminta Sudirman Said yang menjadi juru bicaranya untuk menyampaikan hal itu. Kata Riefky, Demokrat dipaksa untuk menyetujui keputusan itu.

Demokrat menganggap keputusan penunjukan Cak Imi sebagai cawapres adalah bentuk pengkhianatan Nasdem dan Anies atas piagam pembentukan KPP.

Dalam piagam tersebut, Nasdem, Demokrat, dan PKS sudah sepakat bekerja sama dan memberikan mandat kepada Anies untuk memilih sendiri pendampingnya.

Menurut Riefky, pada tanggal 14 Juni 2023 lalu Anies sebenarnya telah menunjuk Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai cawapresnya. Akan tetapi, situasi berubah dengan sangat cepat.

“Pengkhianatan terhadap apa yang telah disampaikan sendiri oleh capres Anies Baswedan yang telah diberikan mandat untuk memimpin Koalisi Perubahan,” kata Riefky.

Baca: ISI Surat Anies Baswedan yang Minta Anak SBY Jadi Cawapresnya: Mas AHY Yth

Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Tribunnews)




Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved