Bernama Barbie Oppenheimer, Mantan Profesor Kerap Dikira Berbohong & Sulit Check In di Hotel

Seorang mantan profesor dikira berbohong karena mengaku namanya Barbie Oppenheimer.


zoom-inlihat foto
Poster-film-Barbie-dan-Oppenheimer.jpg
Warner Bros/The Independent
Poster film Barbie dan Oppenheimer


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Seorang wanita bernama Barbie Oppenheimar mengaku kesulitan check in di banyak hotel lantaran dikira berbohong tentang namanya.

Secara kebetulan, namanya memang mirip dengan dua judul film yang beberapa waktu lalu sangat populer, yakni Barbie yang disutradarai oleh Greta Gerwig dan Oppenheimer yang disutradari oleh Christopher Nolan.

Dilansir dari The Independent, (1/9/2023), Barbie adalah seorang pensiunan guru besar di Universitas Boston, Amerika Serikat (AS). Wanita yang memiliki lima anak itu tinggal di Newton, Massachusetts.

Ketika diwawancarai oleh media, Barbie mengaku banyak orang yang mengira dia bercanda ketika mengaku bernama Barbie Oppenheimer. Bahkan, dia kesulitan check in di hotel gara-gara namanya.

“Ketika saya check ini di hotel, saya berkata, ‘Barbie Oppenheimer!’ Petugas berkata, ‘Anda bercanda?’” kata Barbie.

Tak hanya itu, beberapa temannya di seluruh dunia mengirim pesan kepadanya ketika film Barbie dan Oppenheimer ditayangkan di layar lebar.

“Hal itu sangat lucu,” kata dia yang bernama asli Barbara Oppenheimer.

Film Oppenheimer karya Christopher Nolan mengisahkan pria di balik pembuatan bom atom.
Film Oppenheimer karya Christopher Nolan mengisahkan pria di balik pembuatan bom atom. (IMDb)

Baca: Meriahkan Peluncuran Film Barbie, Situs Pencarian Google Diwarnai Kembang Api Pink

Baca: Siaga Ancaman Kiamat, Korsel Simpan 100 Ribu Benih di Bahtera Nuh, Tahan Gempa dan Bom Atom

“Meluncurkan kedua film itu secara bersama-sama adalah ide brilian. Film itu membawa orang-orang kembali ke bioskop.”

Namun, di balik ini semua, Barbie mengungkapkan bahwa suaminya memang punya hubungan kekerabatan dengan J. Robert Oppenheimer yang menjadi tokoh utama film Oppenheimer.

Dia dan suaminya turut menonton film itu pada pekan awal pemutarannya. Mereka ingin tahu bagaimana rumah produksi film menceritakan kisah ilmuwan bom atom itu.

Menurutnya, sang sutradara telah melakukan kerja bagus dalam film tersebut.

Barbie turut menyinggung “dilema moral” yang dihadapi Oppenheimer ketika membuat bom atom pada penghujung Perang Dunia Kedua.

“Menonton dia (Oppenheimer) menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, dan politisasinya, saya berpikir beberapa adegan yang paling menarik ialah adegan tentan patriotisme di Los Alamos,” kata Barbie.

Baca: Sinopsis Film Oppenheimer, Cerita Dramatis Ilmuwan Penembu Bom Atom

Baca: Kisah Perempuan yang Selamat dari Bom Atom Hiroshima: Jika Ketinggalan Kereta, Saya Bisa Mati

Menurutnya, Oppenheimer bisa dianggap sebagai sosok pahlawan, tetapi juga sosok yang penuh dengan kecaman lantaran keterlibatannya dalam pembuatan senjata pemusnah massal.

“Dia jadi pahlawan bagi banyak orang, tetapi dia juga sasaran kecaman.“

Dua minggu selepas menonton Oppenheimer, mereka memutuskan menonton Barbie. Wanita itu berujar bahwa suaminay tertawa keras sepanjang pemutaran film.

Menurut Barbie, cucu perempunya kini juga bermain dengan boneka barbie.

Dia pun mengenang bagaimana dia dipanggil Barbie ketika masih kecil. “Karena pada saat itu setiap orang ingin menjadi Barbie,” kenang dia.

Ketika menginjak umur 12 tahun, Barbie mengakan namanya dieja Barby dengan huruf “y”.

Akan tetapi, dalam situasi yang formal dia kembali mengubah namanya.

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Bom Atom Little Boy Dijatuhkan di Hiroshima dan Menewaskan 80 Ribu Orang

(Tribunnewswiki)

Baca berita lain tentang film Oppenheimer di sini.





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Musuh dalam Selimut

    Musuh dalam Selimut adalah sebuah film drama romansa
  • Film - Sanubari Jakarta (2012)

    Sanubari Jakarta adalah film drama omnibus Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved