"Semua sudah dievakuasi. Untuk penyebab kita masih mengumpulka keterangan," imbuhnya.
Baca: Chord Kunci Gitar Persija OT - Skarbu: Main Jangan Ragu, Jangan Bikin Malu
Baca: Jadwal Inter Miami vs Houston Dynamo Final US Open Cup 2023, Messi cs Main di Hard Rock Stadium?
Saksi mata sekaligus anggota relawan evakuasi, Yoyok Nugroho, menjelaskan bahwa kecelakaan itu menimbulkan suara yang sangat keras.
Bahlan, kata Yoyok, benturan antara kedua bus terdengar sampai 1 kilometer dari lokasi kejadian.
Yoyok mengaku, saat kejadian, ia sedang melihat sawah miiknya yang berjarak 1 km dari TKP.
"Kejadiannya sekitar 04.30 WIB, saya di bawah mendengar suara tabrakan. Suaranya keras karena jarak saya dari lokasi ada 1 kilometer," kata Yoyok di lokasi kejadian.
Yoyok menambahkan, saat tiba di lokasi ada 3 warga yang berusaha memberi pertolongan kepada korban.
"Korbannya ada ibu-ibu tergeletak di sisi timur jalan, kemudian kernet Bus Sugeng Rahayu tergeletak meninggal di sisi selatan jalan," tutur dia.
Selain itu, kerasnya benturan antara dua bus itu membuat atap Bus Sugeng Rahayu sampai telepas dari badan bus.
Baca: Chord Kunci Gitar Jiwa yang Bersedih - Ghea Indrawari, Berlarut-larut, Berpura-pura Sempurna
Sementara Bus Eka mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan bus.
Hingga pukul 9.30 WIB, petugas masih melakukan upaya evakuasi bangkai bus.
Sementara arus lalu lintas dialihkan ke jalur alternatif.
Kronologi
Kapolres Ngawi AKBP Argo Wiyono mengatakan, kecelakaan yang melibatkan bus Sugeng Rahayu dan bus Eka itu terjadi pada Kamis (31/8/2023).
Insiden kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Raya Ngawi-Maospati Km 9-10, Desa Tambakromo, Kecamatan Geneng, Ngawi, Jawa Timur sekitar pukul 05.15 WIB.
"Betul terjadi laka antara bus Sugeng Rahayu dengan bus Eka," kata Argo, Kamis.
Argo menjelaskan, kecelakaan bermula ketika bus Sugeng Rahayu bergerak dari arah selatan menuju ke utara.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, pengemudi bus Sugeng Rahayu bermaksud menghindari pejalan kaki yang ada di depannya.
Hal itu kemudian membuat bus mengambil haluan ke kanan.
Akant tetapi, di saat bersamaan, muncul bus Eka dari arah berlawanan.
"Karena kurang memperhatikan arus lalin yang ada, serta kurang hati–hatinya dan jarak sudah dekat sehingga terjadi tabrak depan kanan bus Sugeng Rahayu dengan depan kanan bus Eka," jelas Argo.
Bus Sugeng Rahayu dan Eka tersebut tabrakan dan menewaskan kedua sopir dan satu penumpang warga Desa Tambakromo.
(tribunnewswiki.com/korban.com)
Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini