Masriah Emak-emak yang Buang Air Kencing & Tinja ke Tetangga Kembali Beraksi dengan Strategi Berbeda

Masriah kembali mengganggu ketenangan tetangganya, Wiwik Winarti, dengan cara berbeda.


zoom-inlihat foto
Masriah-pelempar-tinja-ke-tetangga-langsung-digugat-Rp-1-miliar.jpg
Kolase Tribunnewswiki/KOLASE/TRIBUN MEDAN
Masriah pelempar tinja ke tetangga langsung digugat Rp 1 miliar.


Adapun penyebab aksi nekat itu lantaran ia tak senang rumah saudaranya dibeli oleh tetangganya itu.

Masriah berkeinginan membeli rumah milik adik kandungnya yang dijual tapi ia tak mempunyai uang.

Alhasil Masriah menyiramkan tinja dan air kencing agar tetangganya itu tak betah.

Baca: Emak-emak Viral Buang Air Kencing dan Tinja di Rumah Tetangga Kini Berakhir di Penjara

Baca: Lantaran Celana Dalam, Dua Pria di Aceh Berkelahi hingga Menelan Korban Jiwa

Tak tanggung-tanggung, ia telah melancarkan aksinya 6 tahun lamanya.

Akhirnya, si pemilik rumah, Wiwik melaporkan tindakan tidak menyenangkan yang dilakukan oleh Masriah ke Polsek Sukodono.

"Setiap hari selalu dilempari lagi, dilempari lagi, terus melempar botol diisi air kencing dilempar lagi," kata Wiwik, Selasa (9/5/2023) dikutip Grid.ID dari laman TribunJateng.

“Motifnya pelaku agar Ibu Wiwik sekeluarga tidak betah tinggal di rumah itu. Apabila sudah tidak betah agar rumah tersebut dijual murah," imbuh Andri.

Permasalahan antara Masriah dan Wiwik telah terjadi sejak tahun 2017.

Bahkan, pihak kantor kepala desa telah memediasi keduanya.

Hasil dari mediasi itu, Masriah berjanji tidak akan melakukan perbuatannya itu lagi.

Tetangga gelar syukuran tahu Masriah dipenjara.
Tetangga gelar syukuran tahu Masriah dipenjara. (Tribun Style)

Karena terbukti bersalah, Masriah akan dikenalkan pasal Perda Nomor 25 huruf C tahun 2012.

"Pelaku terancam hukuman tiga bulan penjara," pungkas Andri.

Melansir dari Grid ID, terbaru tetangga di desa tempat Masriah kini menggelar tasyakuran,

Hal ini seperti yang terlihat dalam unggahan Instagram @memomedsos, Minggu (4/6/2023).

Acara syukuran itu telah digelar oleh warga desa Jogosatru RT 1/RW 1 Sukodono, Sidoarjo, pada Sabtu, (3/6/2023).

Kabar itu pun turut disambut bahagia oleh sejumlah netizen yang sempat dibuat geram.

Rikarzy Demikianlah, manusia jahat pergi bukan ditangisi tapi disyukuri

Viranda Kalau satu kampung gini berarti emang problematik ibunya

Dato Ruginya menjadi orang jahat, banyak orang bersyukur saat ia menghilang

Cilbeee bahagianya mereka, kampungnya jadi wangi tanpa Masriah.





Halaman
1234
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved