Komentar Gerindra atas Pemecatan Budiman Sudjatmiko yang Nekat Dukung Prabowo

Partai Gerindra berkomentar tentang pemecatan Budiman Sudjatmiko dari PDIP.


zoom-inlihat foto
Budiman-Sudjatmoko-kanan-dan-Prabowo-Subianto.jpg
Tribunnews
Budiman Sudjatmoko (kanan) dan Prabowo Subianto saat deklarasi relawan Prabowo Budiman Bersatu (Prabu) di Marina Convention Center, Kota Semarang, Jawa Tengah, hari Jumat, (18/8/2023).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Partai Gerindra buka suara atas dipecatnya Budiman Sudjatmiko dari keanggotaan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) karena mendukung Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres).

Menurut Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman, pihaknya tidak mencampuri urusan internal PDIP atas pemecatan Budiman Sudjatmiko.

"Kami tidak dalam posisi untuk mencampuri urusan internal terkait pemecatan," ujar Habiburokhman, Jumat, (25/8/2023), dikutip dari Tribunnews.

Di samping itu, Habiburokhman mengatakan Gerindra menghormati mekanisme di dalam internal PDIP.

"Sebaliknya justru kami menghormati mekanisme organisasi di PDI perjuangan. Baik PDI Perjuangan maupun saudara Budiman adalah sahabat kami."

Baca: Resmi Dipecat, Akankah Budiman Sudjatmiko Ngotot Mendaftar Ulang Jadi Kader PDIP?

Baca: Komentar Budiman Sudjatmiko Dipecat PDIP Gara-gara Dukung Prabowo: Kita Siapkan Episode-episode Baru

Surat pemecatan

Budiman mengetahui keputusan pemecatan dia lewat surat yang dikirimkan lewat kurir. Surat itu diterima oleh putrinya pada hari Kamis malam, (24/8/2023).

"Betul, betul, betul (sudah dipecat). Sudah terima tadi jam 8 malam," kata Budiman pada hari yang sama.

Dia mengatakan surat pemecatan itu bukan masalah baginya. Dia pun memilih menerimanya.

"Ya itu enggak masalah, saya terima saja enggak apa-apa, no comment," kata dia.

Surat itu ditandatangani oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto dan bertanggal 24 Agustus 2023.

"Memutuskan, memberikan sanksi organisasi berupa pemecatan kepada Sdr. Budiman Sudjatmiko, M.A. M.Phil dari keanggotaan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan," demikian bunyi surat keputusan itu.

Baca: Budiman Sudjatmiko Buka Peluang Gabung dengan PSI jika Dipecat dari PDIP

Baca: Candaan Gibran ke Budiman Sudjatmiko : Enggak Jadi Dipecat, Mas?

Budiman berujar bahwa surat tersebut adalah penanda salah satu perjalanan hidupnya.

"Enggak ada komentar. Saya cuma mau bilang bahwa saya sudah menerima suratnya dan terima kasih untuk semuanya.".

"Ini adalah akhir dari satu episode dalam hidup saya dan saya tentu akan memulai episode berikutnya, bagian dari perjalanan panjang saya sebagai manusia politik sejak saya remaja."

7 pertimbangan pemecatan

Berdasarkan surat pemecatan Budiman, berikut tujuh pertimbangan PDIP memecat dia.

  1. Bahwa dalam rangka menjaga kehormatan, kewibawaan , dan menegakkan citra Partai, setiap anggota Partai dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya wajib berpedoman pada kode etik dan disiplin anggota Partai yang telah ditetapkan oleh partai;
  2. bahwa sesungguhnya organisasi Partai akan efektif apabila di dalamnya terdapat kader-kader Partai yang militan dan patuh terhadap peraturan organisasi Partai
  3. bahwa setiap kader Partai wajib menjaga arah perjuangan Partai agar sejalan dengan ideologi Partai, sikap politik, AD/ART, serta Program Partai demi terjaminnya pencapaian tujuan, fungsi dan tugas Partai;
  4. bahwa apabila ternyata anggota atau kader Partai terbukti melanggar kode etik dan disiplin Partai, maka DPP Partai dapat memberikan sanksi organisasi berupa pemecatan atau pemberhentian dari keanggotaan Partai;
  5. bahwa sesungguhnya sikap, tindakan, dan perbuatan Sdr. Budiman Sujatmiko, M.A. M.Phill. selaku kader PDI Perjuangan yang tidak mengindahkan Instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan untuk mendukung dan memenangkan Ganjar Pranowo sebagai Presiden Republik Indonesia pada Pemilu 2024 dengan mendukung calon Presiden dari partai politik lain meruupakan pelanggaran kode etik dan disiplik Partai dikategorikan sebagai pelanggaran berat;
  6. bahwa Komite Etik dan Disiplin Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan merekomendasikan kepada DPP PDI Perjuangan untuk menjatuhkan sanksi pemecatan atau pemberhentian dari keanggotaan Partai terhadap Sdr. Budiman Sujatmiko;
  7. bahwa oleh karenanya, DPP Partai memandang perlu untuk menerbitkan Surat Keputusan Pemecatan terhadap Sdr. Budiman Sujatmiko M.A. M.Phill dari Keanggotaan PDI Perjuangan.

Baca: Jika Dipecat PDIP karena Dukung Prabowo, Budiman Sudjatmiko Akan Mendaftar Ulang ke PDIP

Akankah mendaftar lagi?

Sebelumnya, dia mengaku sudah siap dijatuhi sanksi oleh PDIP karena mendukung Prabowo. Dia juga mengatakan akan berkabung dulu dalam jangka waktu lama apabila benar-benar dikeluarkan dari partai berlambang banteng itu.

"Saya mungkin akan mempertimbangkan jomblo dulu. Ya, ibaratnya orang baru kehilangan pasangan hidup, harus melewati masa berkabung yang lama. Pasti  berkabung, dong," ujar Budiman Sudjatmiko di Tennis Indoor Senayan, Rabu, (23/8/2023), dikutip dari Tribunnews.





Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved