Terungkap Alasan Gibran Tanggapi Santai Hinaan Rocky Gerung ke Jokowi: Biar Warga yang Menilai

Wali Kota Solo sekaligus putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka angkat bicara soal dugaan Rocky Gerung menghina Jokowi.


zoom-inlihat foto
Rocky-Gerung-dan-Gibran-Rakabuming-Raka.jpg
Istimewa
Rocky Gerung dan Gibran Rakabuming Raka


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Wali Kota Solo sekaligus putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka angkat bicara soal dugaan Rocky Gerung menghina dan menyebut Jokowi sebagai bajingan yang tolol.

Saat ditemui di Solo, Jawa Tengah, Selasa, 1 Agustus 2023, Gibran menanggapinya dengan santai meski ayahnya diduga telah dihina secara terang-terangan oleh Rocky Gerung.

Gibran juga menanggapi santai terkait dengan dilaporkannya Rocky Gerung ke Polda Metro Jaya imbas menyebut Jokowi sebagai bajingan tolol.

"Saya tidak ada tanggapan apa-apa," kata Gibran, seperti dikutip dari Kompas.com.

"Biasa wae aku (biasa saja aku)," imbuhnya.

Gibran sendiri menyampaikan bahwa sudah hal biasa keluarganya selalu dihina.

Apalagi ketika mendekati pesta demokrasi lima tahunan atau Pemilu 2024.

Pengamat politik Rocky Gerung usai memenuhi panggilan kepolisian di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (4/12/2018). Rocky Gerung menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait berita bohong penganiayaan Ratna Sarumpaet.
Pengamat politik Rocky Gerung usai memenuhi panggilan kepolisian di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (4/12/2018). Rocky Gerung menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait berita bohong penganiayaan Ratna Sarumpaet. (Warta Kota/henry lopulalan)

Baca: Geram, Petinggi Suku Dayak Minta Rocky Gerung Dihukum Adat: Polri Harus Tangkap Penghina Presiden!

"Iya, biasalah (dihina). Santai saja, nggih," ucapnya.

Ayah dari Jan Ethes Srinarendra itu tidak ingin menanggapi lebih jauh terkait dengan pelaporan Rocky Gerung.

Ia juga menyerahkan penilaian itu kepada masyarakat.

Menurut Gibran, cukup warga yang menilai apakah perkataan Rocky Gerung tersebut pantas dikatakan kepada seorang Presiden.

"Ya itu biar warga saja yang menilai," ujar Gibran.

"Kalau saya santai ya," tandasnya.

Rocky Gerung sendiri telah dilaporkan oleh Relawan Indonesia Bersatu ke Polda Metro Jaya.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Barcelona U-17 Hari Ini, Tayang di Indosiar dan TV Ini

Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B/4459/VII/2023/SPKT/POLDA METRO JAYA per tanggal 31 Juli 2023.

Lisman menjelaskan, pihaknya melaporkan Rocky Gerung ke polisi lantaran Rocky menggunakan kata-kata tidak etis terhadap Jokowi dan dianggap telah menimbulkan kegaduhan.

Selain itu, Lisman menilai bahwa Rocky telah menyebarkan ujaran kebencian dan kegaduhan terlebih saat ini memasuki fase politik 2024.

"Seharusnya Rocky Gerung membuat diksi-diksi yang adem-adem saja, jangan buat kegaduhan," kata Lisman kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Senin, 31 Juli 2023.

Gibran dan Rocky Gerung Bertemu

Gibran Rakabuming Raka pernah bertemu dengan Rocky Gerung.

Pada November 2022, Gibran menyambangi rumah Rocky di Bogor, Jawa Barat.

Dalam pertemuan itu, Gibran mendapat banyak kritikan dari Rocky.

Baca: Rocky Gerung Buka Suara Soal Hina dan Sebut Presiden Jokowi Tolol: Pasti Saya Akan Dipanggil Polisi

"(Kritikan) Banyak, soal bapak juga. Saya sendiri ada dan lain-lain juga ada," kata Gibran Rakabuming Raka di Kota Solo, Jawa Tengah, Senin (26/9/2022).

Gibran menilai kritikan yang dilayangkan Rocky Gerung kepadanya tersebut merupakan hal yang wajar dan sangat rasional.

"Beliau rasional, realistis, kritikannya bagus, otak kosong dungu kabeh dibahas, kritikannya fair, rasional bagus. Makanya, saya datangi saya mau belajar," jelasnya.

Tak hanya itu, suami Selvi Ananda ini mengaku banyak mendapat masukan dan kritikan. Ada dua poin yang menjadi fokus dalam pembahasan itu.

"Orangnya jenius kritik-kritiknya fair, rasional, dan lain-lain banyak belajar dari beliau. Aku salah apa? Aku kurang apa? Banyak belajar. Banyak masukan bagus. Bahas human genuine, social movement, (politik) juga ada," jelasnya.

"Silaturahmi, belajar tidak ada tujuan untuk meminta dia melempem (meredam) atau apa itu. Biar dia seperti ini, saya dukung itu, lebih galak lebih bagus," katanya.

Sementara itu, Rocky Gerung menungkapkan momen saat kediamannya dikunjungi Wali Kota Solo atau putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka.

Awalnya, Rocky Gerung menceritakan momen dirinya dihubungi oleh Istana bahwa Gibran Rakabuming ingin berkunjung ke rumahnya.

"Saya bilang silakan saja, ‘ada yang khusus gak yang Pak Rocky inginkan’. Nggak terserah aja mau bawa wartawan atau enggak. Lalu datang Gibran Wali Kota Solo itu," kata dia dilansir dari Youtube Rocky Gerung Official, Sabtu (24/9/2022).

Rocky Gerung pun membocorkan isi pembicaraannya dengan kakak dari Kaesang Pangarep tersebut.

"Kita bicara tentang apa sebetulnya yang bisa kita ucapkan pada publik, sehingga publik mengerti bahwa Indonesia itu ada di dalam kondisi yang tidak baik-baik saja," ungkap dia.

Pada kesempatan itu, Rocky Gerung juga mengatakan kalau dirinya akan tetap jadi pengkritik  pemerintahan.

"Karena saya ingin agar Indonesia pulih, dan investasi panjang sejarah peradaban kita tidak bisa dimentalkan hanya oleh isu-isu 3 periode segala macam," jelas Rocky Gerung lagi.

Menurut Rocky Gerung, yang tak kalah penting dari pembicaraan mereka yaitu dirinya memberi pesan bahwa orang seperti Gibran masih akan berada dalam 3 kali pemilu.

"Jadi semua soal kita bicarakan tentu dengan keinginan agar supaya ada perubahan dalam cara Presiden Jokowi mengambil keputusan," kaanya.

Tak hanya itu, Gibran juga rupanya sangat mengidolakan Rocky Gerung, dan setiap hari menontonnya di Youtube.

"Bahkan dia bilang mau berguru, tapi saya bilang ada jadwalnya, gak bisa jadi eksklusif karena anak presiden," ujar Rocky Gerung sambil tertawa.

Rocky Gerung pun menegaskan bahwa dalam pertemuan itu tidak ada upaya dari pihak Gibran menariknya ke pemerintahan.

"Kalau pun ada gak akan berhasil, saya kira Gibran pun tahu itu gak akan berhasil. Saya kira (Gibran) datang untuk sowan dan bicara soal keadaan, bagus-bagus aja," bebernya.

Bahkan soal kedatangannya pun sempat dipertanyakan langsung oleh Rocky Gerung.

"Jadi saya tanya ke dia awalnya Anda ngapain temui saya, kan di kalangan Istana saya dibenci. Dia menganggap ya itu lain aja, dia merasa dia anak muda yang ingin tidak terlalu terpengaruh dengan keadaan istana," ungkapnya.

Rocky Gerung Hina Jokowi

Nama Rocky Gerung sedang menjadi perbincangan hangat di lini masa media sosial.

Ini dikarenakan sang pengamat politik tersebut diduga melakukan penghinaan terhadap Presiden Jokowi.

Rocky Gerung diduga menghina Jokowi saat menjadi pembicara dalam sebuah acara Konsolidasi Akbar Aliansi Aksi Sejuta Buruh di Bekasi.

Dalam sebuah potongan video yang beredar di Twitter, Rocky Gerung diduga menghina Jokowi dengan sebutan 'bajingan tolol'

Pernyataan tersebut dilontarkan saat Rocky mengomentari Jokowi yang sedang wira-wiri melakukan kunjungan kenegaraan ke China.

Rocky Gerung membicarakan Jokowi yang mengadakan kunungan ke China dengan menawarkan Ibu Kota Negara yang baru di Kalimantan.

Video yang berdurasi 1 detik 39 menit itu diunggah oleh salah satu akun Twitter @muannas_alaidid pada Minggu, 30 Juli 2023.

"Kalau gak jadi Presiden nanti, dia (Jokowi) akan jadi rakyat biasa, tapi ambisi Jokowi akan mempertahankan legasinya," kata Rocky Gerung.

"Dia pergi ke China untuk tawarkan IKN. Dia mondar mandir dari satu koalisi ke koalisi lain untuk mencari kejelasan dirinya," jelasnya.

Umpatan Rocky Gerung terlontar saat ia menilai bahwa Presiden Jokowi sedang memikirkan nasibnya sendiri daripada rakyatnya.

"Dia cuma pikirkan nasibnya sendiri, gak memikirkan nasib kita (warga Indonesia dan buruh). Itu bajingan yang tolol. Kalau dia bajingan pintar dia bakal berdebat dengan Jumhur Hidayat," tegas Rocky.

Rocky Gerung lantas mengajak para buruh untuk turun ke jalan terutama di tanggal 10 Agustus 2023 mendatang.

Menurut Rocky, tindakan ini sebagai bentuk aksi agar adanya perubahan.

"Yuk kita bikin kemacetan di jalan tol. Lebih baik macet di jalan tol daripada macet di jalan pikiran. Tidak ada perubahan tanpa gerakan. Kekuasaan akan berubah apabila ditandingi oleh massa," tuturnya.

(tribunnewswiki.com/tribunnews/kompas.com)

Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini





Penulis: Rakli Almughni
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved