TRIBUNNEWSWIKI.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memilih menanggapi santai kecaman dari pengamat politik Rocky Gerung.
Sebelumnya, Rocky Gerung melontarkan kritik kepada Jokowi dan Ganjar dalam dua acara yang berbeda, tetapi tak berselang lama.
Kritik terhadap Jokowi disampaikan kala Rocky Gerung berpidato di depan massa buruh di Islamic Center Kota Bekasi, Jawa Barat, (29/7/2023). Video kritiknya itu juga diunggah di kanal YouTube miliknya.
Dalam kritiknya, Rocky Gerung dinilai mengeluarkan kata-kata yang tak pantas. Dia bahkan dilaporkan kepada Polda Metro Jaya oleh kelompok relawan Jokowi atas dugaan penghinaan kepada Jokowi.
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) turut mengecam Rocky karena dianggap menghina Jokowi, salah satu kader PDIP.
“Kami menilai pernyataan bahwa Presiden itu sebagai 'bajingan yang tolol' adalah puncak kerusakan akhlak, degradasi nalar dan kemandulan akal sehat'," ujar Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto setelah Rapat Konsolidasi di Sekolah Partai, Senin, (31/7/2023), dikutip dari TribunSulbar.com.
Baca: Disindir & Disebut Gubernur Gagal oleh Rocky Gerung, Ganjar Akhirnya Buka Suara
Baca: Diduga Menghina Jokowi, Rocky Gerung Dibela Nasdem dan Demokrat, Disebut Masih Wajar
Rocky kemudian mengomentari tudingan yang diarahkan kepadanya dan membantah bahwa dia telah menghina Jokowi. Dia mengklaim tidak menghina sosok Jokowi, tetapi kedudukan presiden.
"Yang boleh terhina hanyalah manusia, karena dia punya martabat," kata dia dalam acara Dialog Akal Sehat bertajuk "Etika Politik Mematangkan Demokrasi Indonesia" di Montong Tanggi, Lombok Timur, Senin, (31/7/2023), dikutip dari Wartakotalive.com.
"Presiden tidak punya martabat, karena presiden bukan orang. Presiden itu fungsi. Jadi, yang saya hina bukan Jokowi, tapi kedudukan dia sebagai presiden yang kita pilih sama-sama," kata dia menjelaskan.
Sementara itu, Jokowi memilih menanggapi pernyataan Rocky dengan santai. Dia enggan menanggapinya secara serius dan lebih memilih berfokus pada pekerjaannya,
"Itu hal-hal kecillah. Saya kerja saja," kata Jokowi di Senayan Park, Jakarta, Rabu, (2/8/2023), dikutip dari Kompas.com.
Baca: Asal-usul Kata Bajingan yang Disampaikan Rocky Gerung, Awalnya Profesi Mulia, Bukan Umpatan
Ganjar juga tanggapi santai
Sama seperti Jokowi, Ganjar juga memilih menanggapi kritik Rocky dengan santai dan tenang.
Sebelumnya, Rocky menyebut Ganjar sebagai "gubernur gagal".
“Jateng yang dipimpin Ganjar setiap tahun ada empat ribu anak SMA putus sekolah, karena gak bisa bayar walaupun digratisin, karena untuk makan sehari-hari susah, jadi biaya pendidikan tetap tinggi,” kata Rocky saat acara Dialog Akal Sehat di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Senin, (31/7/2023).
Rocky juga menyebut bahwa Jawa Tengah yang dipimpin Ganjar adalah provinsi termiskin di Pulau Jawa. Kemudian, dia menyindir Ganjar yang mencalonkan diri sebagai presiden. Padahal, menurut Rocky, Ganjar gagal membuat warga Jateng sejahtera.
“Dan Jateng provinsi paling miskin di Jawa, jadi bayangkan gubernur yang gagal memelihara pendidikan kesejahteraan mau jadi presiden, kan ngaco,” kata Rocky.
Baca: Geram, Petinggi Suku Dayak Minta Rocky Gerung Dihukum Adat: Polri Harus Tangkap Penghina Presiden!
Baca: Rocky Gerung Buka Suara Soal Hina dan Sebut Presiden Jokowi Tolol: Pasti Saya Akan Dipanggil Polisi
Ganjar kemudian mengomentari sindiran itu. Dia menyarankan agar perkataan Rocky lebih baik.
Hal itu disampaikannya saat berkunjung ke Pondok Pesantren Buntet, di Desa Mertapada Kulon, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Selasa, (1/8/2023), malam.
"Mari kita bicara hal yang baik, kata-kata yang baik," kata Ganjar dikutip dari Tribun Jabar.
Di samping itu, dia meminta agar Rocky bisa lebih menghormati orang lain.
"Kita hormati semua."
(Tribunnewswiki)
Baca berita lain tentang Rocky Gerung di sini.