Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sitoplasma merupakan bagian sel yang terbungkus membran plasma.
Sitoplasma terdiri dari air, protein, karbohidrat, lemak, mineral, dan vitamin.
Fungsi Sitoplasma adalah sebagai tempat penyimpanan bahan kimia sel yang penting bagi metabolisme sel, seperti enzim-enzim, ion-ion, gula, lemak dan protein.
Pada sel eukariota, sitoplasma merupakan bagian non-nukleus dari protoplasma.
Pada sitoplasma ada sitoskeleton, berbagai organel dan vesikuli, serta sitosol yang berupa cairan tempat organel melayang-layang di dalamnya.
Sitosol mengisi ruang sel yang tidak ditempati organel dan vesikula dan menjadi tempat banyak reaksi biokimiawi juga perantara transfer bahan dari luar sel ke organel atau inti sel.
Sitoplasma bersifat koloid.
Ukuran partikel yang terlarut adalah 0,001-0,1 mikron dan mempunyai sifat transparan.
Sitoplasma terdapat di dalam sel tapi berada di luar nukleus dan organel-organel sel. (1)
Baca: Retikulum Endoplasma
Baca: Mitokondria
Fungsi #
Fungsi sitoplasma adalah sebagai tempat penyimpanan bahan kimia sel yang penting bagi metabolisme sel, seperti enzim-enzim, ion-ion, gula, lemak dan protein.
Pada sel eukariotik, sitoplasma adalah bagian non-nukleus dari protoplasma.
Pada sitoplasma, terdapat sitoskeleton, berbagai organel dan vesikuli, serta sitosol yang berupa cairan tempat organel melayang-layang di dalamnya.
Sitosol mengisi ruang sel yang tidak ditempati organel dan vesikula sehingga menjadi tempat banyak reaksi biokimiawi (glikolisis atau pemecahan glukosa, sintesis protein, dan sintesis asam lemak).
Selain itu, sitosol juga merupakan perantara transfer bahan dari luar sel ke organel atau inti sel. (2)
Ciri-ciri #
Ciri-ciri sitoplasma yaitu sebagai berikut (3):
- Padatan sitoplasma terdiri beberapa organel. Mereka adalah ribosom, mitokondria, dan kompleks golgi.
- Padatan sitoplasma mempunyai sifat yang bisa berubah-ubah. Hal ini karena adanya fase sol (cair) dan fase gel (padat), tergantung pada kondisi sel.
- Sitosol pada sitoplasme terdiri dari air, protein, asam amino, asam lemak, gula, vitamin, ion, dan nukleotida.
- Sitoplasma memiliki sifat pewarna diferensial.
- Bagian sitoplasma terdiri dari matriks sitoplasma, organel sel, dan inklusio sitoplasma.
- Sitoplasma terdapat pada hewan dan tumbuhan di mana pada tumbuhan jumlahnya lebih banyak.
Baca: Ribosom
Baca: Lisosom
Struktur #
Sitoplasma terdiri dari tiga struktur utama yang membentuknya. Adapun struktur utama sitoplasma, yakni (3):
- Matriks sitoplasma
Matriks sitoplasma berbentuk cairan homogen. Fungsinya adalah menyusun sel dengan mencampur dua atau lebih zat homogen.
Cirinya dapat berubah fase, sensitif terhadap rangsangan dari luar, dan bisa memindahkan rangsangan atau impuls.
Matriks sitoplasma dapat memantulkan cahaya dan diimplementasikan dalam bentuk kerucut.
Dapat berfungsi sebagai larutan penyangga yang berbentuk zig-zag dan bisa bergerak bebas di dalam sel.
- Organel sitoplasma
Organel sel adalah tempat di mana terdapat bagian-bagian pada sel yang tersuspensi.
Beberapa organel sel yang ada dalam sitoplasma adalah mitokondria, ribosom, retikulum endoplasma, aparatus golgi, lisosom.
Mitokondria terdapat dalam semua sel eukariotik serta terletak di sekitar nukleus atau tepi sel.
Namun, umumnya mitokondria tersebar merata di dalam sitoplasma. Hal itu tak lepas dari fungsinya sebagai pembuat dan pemberi energi.
- Ribosom
Ribosom merupakan butiran kecil neukloprotein yang tersebar di dalam sitoplasma.
Organel yang tersusun atas protein dan RNA ribosomal (RNAr) ini juga banyak melekat pada retikulum endoplasma (RE).
Ribosom yang tersebar di sitoplasma berfungsi untk mensintesis protein yang berfungsi di dalam sitoplasma.
Sedangkan, ribosom yang elekat pada permukaan RE berperan mensintesis protein yang hasilnya masuk ke lumen RE.
- Retikulum endoplasma
Retikulum endoplasma adalah organel yang dapat ditemukan pada semua sel eukariotik.
Retikulum endoplasma tersusun atas kantung pipih dan tabung dua lapis membran yang meluas dan menutupi sebagian besar sitoplasma.
- Badan Golgi atau Aparatus golgi
Badan golgi atau aparatus golgi terdapat pada sel-sel sekretori seperti sel kelenjar pencernaan dan sel kelenjar pankreas.
Organel yang berbentuk kantung pipih bertumpuk ini berfungsi untuk memproses protein dan molekul lain yang akan di bawa ke luar sel atau ke membran sel.
- Lisosom
Lisosom merupakan vesikel membran berkantung yang memiliki enzim-enzim hidrolitik.
Organel yang terbentuk dari pertunasan vesikal badan golgi ini bekerja pada kondisi asam untuk mencerna makromolekul secara intraseluler dan merusak sel-sel asing.
Di dalamnya terdapat berbagai enzim yang berperan dalam proses hidrolisis materi seluler asing.
Enzim tersebut antara lain nuklease, protease, lipase, dan fosfatase.
- Inklusio sitoplasma
Inklusio sitoplasma disebut juga dengan paraplasma atau dentoplasma, yaitu benda-benda mati atau struktur yang terdapat pada sitoplasma sebagai hasil aktivitas sel atau aktivitas metabolisme.
Struktur ini dapat berupa pigmen, lemak, butiran minyak, glukogen, maupun butir-buir sekresi.
Sumber :
1. p2k.stekom.ac.id
2. www.kompas.com
3. www.kompas.com