"Bosan dari jam satu siang nunggunya sampai setengah 3 mulainya,” katanya.
Cinta mengklaim gim itu hanya dimainkan saat menunggu rapat dimulai. Rapat itu yang dijadwalkan dimulai pukul 13.00 WIB, tetapi baru bisa dimulai pukul 14.15 WIB.
Menurut rekaman kamera Kompas.com, politikus PDIP itu membawa tablet berwaran putih ke ruang rapat dan diletakkan di atas meja, dalam posisi layar berdiri. Layar tablet tersebut memperlihatkan gim yang menyerupai slot.
Baca: Viral Video ASN Diduga Asyik Main Game saat Rapat Penanganan Jalan Rusak di Lampung
Ketika dikonfirmasi, Cinta mengklaim sedang memperlihatkan gim video kepada rekannya sesama anggota DPRD DKI Jakarta.
"Bukan main. Orang lagi menunjukkan teman ini ada game-game lucu. Orang rapat sebentar kok cuma persetujuan aja," kata Cinta, Selasa, dikutip dari Kompas.com.
"Tidak. Cuma Candy Crush. Lucu nih ada gim lucu. Tidak main," katanya.
Profil Cinta Mega
Berdasarkan informasi pada laman DPRD DKI Jakarta, Cinta lahir di Jakarta pada 7 September 1963.
Dia menjabat sebagai Bendahara DPC PDIP Jakarta Barat. Di samping itu, dia juga menjadi Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Pemberdayaan Perempuan DPP PDIP DKI Jakarta.
Cinta terpilih sebagai anggota DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024 dari daerah pemilihan (dapil) 9 Jakarta Barat A.
Dia pernah menjadi Ketua Komisi C yang membidangi keuangan. Selain itu, dia juga pernah menjadi anggota komisi E DPRD DKI Jakarta yang membidangi kesejahteraan masyarakat.
Baca: Sakit Hati Dihina Kalah Main Game Online, Seorang Cleaning Service Bunuh Temannya di Malang
Pernah diperiksa
Pada tanggal 26 April 2023 lalu Cinta pernah diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Pulo Gebang Jakarta Timur tahun 2018-2019
Hal itu dikatakan oleh Ali Fikri selaku Kepala Bagian Pemberitaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Hari ini (26/4/2023) pemeriksaan tindak pidana korupsi terkait pengadaan Tanah di Kelurahan Pulo Gebang Kecamatan Cakung, Jakarta Timur tahun anggaran 2018-2019," ujar Ali.
Ali menyebut Cinta dan beberapa anggota dewan lainnya diduga menerima uang yang terkait dengan pembahasan anggaran Penyertaan Modal Daerah (PMD) kepada Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sarana Jaya.
"Informasi yang kami peroleh, betul ada dugaan demikian," ujar Ali Fikri, Kamis (27/4/2023).
Baca: Bermain Game Selama 22 Jam dalam Sehari saat Lockdown, Remaja ini Alami Stroke Otak dan Kelumpuhan
(TRIBUNNEWSWIKI)