Janggal, Orang Tua Ngaku Mabes, Polda, Polres Awalnya Kabari Bripda IDF Sakit Keras, Bukan Ditembak

Kematian Bripda Ignatius Dwi Frisco alias Bripda Rico yang tertembak rekan sesama polisi, Bripda IMS, dinilai janggal.


zoom-inlihat foto
Bripda-Ignatius-Dwi-Frisco.jpg
Dok. pribadi/Kompas.com
Ayah dan Ibu memegang foto mendiang Bripda Ignatius Dwi Frisco, polisi asal Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat (Kalbar) tewas diduga ditembak rekannya sesama polisi.


Sejak kecil, Ignatius sudah bercita-cita menjadi anggota Polri atau TNI.

Bahkan, saat masih TK, anak sulungnya sudah minta dibelikan baju Polisi.

"Pas hari kartini dia minta saya dipakaikan baju Polisi. Baju Polisi maunya. Saya belikan ke pasar," ungkapnya.

Y. Pandi, ayah Ignatius menambahkan, sejak kecil anaknya hanya bercita-cita menjadi Polisi atau TNI.

"Sebenarnya dari kecil memang bercita-cita jadi polisi sejak kecil. Dari TK tuh, kalau ada kegiatan pakaian Polisi itu lah dia kalau besar mau jadi apa jadi Polisi. Kalau gak TNI. Awalnya mau jadi TNI, tapi karena ndak lolos. Ndak masuk," ujar Y. Pandi.

Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage merupakan lulusan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Kalbar yang belokasi di Singkawang.

Rico adalah salah satu anggota yang yang dipilih untuk bertugas di Densus 88 Jakarta.

Biodata

Nama: Ignatius Dwi Frisco Sirage

Tempat dan Tanggal Lahir: Melawi, Kalbar, 27 Februari 2002

Meninggal: Bogor, Jabar, 23 Juli 2023

Agama:

Profesi: Anggota Polri

Pangkat: Bripda

Pacar: -

Istri: -

Anak: -

Ayah: Y. Pandi

Ibu: Inosensia Antonia Tarigas

Instagram: -

Facebook: -

(tribunnewswiki.com/warta kota/tribun pontianak/kompas.com)

Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini





Penulis: Rakli Almughni
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved