TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pakar politik Hendri Satrio atau Hensat percaya bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak mengajari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto cara memenangkan Pilpres 2024.
Penyataan Hensat itu dilontarkan untuk menanggapi keyakinan Prabowo bahwa dia bakal menang pada Pilpres 2024 lantaran sudah belajar dari Jokowi.
Hensat mengatakan Jokowi hanya mengajari Prabowo cara menjadi pejabat yang disenangi rakyat.
“Apakah benar Pak Prabowo dapat ilmu dari Pak Jokowi untuk menang Pilpres seperti yang dikatakan Prabowo? Menurut saya tidak, Prabowo hanya dapat ilmu cara jadi pejabat yang disukai rakyat," ujar Hensat kepada awak media, Selasa, (11/7/2023), dikutip dari Tribunnews.
“Tidak akan. Ilmu yang satu itu (cara menang pilpres) tidak akan diajarkan (ke Prabowo)."
Dalam wawancara dengan Najwa Shihab, Prabowo percaya akan menang dalam kontestasi tahun depan.
"Tapi kali ini Insyaallah (menang). Saya sudah belajar politik, saya belajar dari Pak Jokowi yang mengalahkan saya. Berarti itu guru yang hebat. Iya kan?" kata Prabowo dalam wawancawa itu.
Baca: Prabowo Kalah 2 Kali dalam Pilpres, Gerindra Yakinkan PAN Tahun Depan Dia Akan Menang
Baca: Pakar Sebut Pendukung Jokowi Kompak Dukung Prabowo, Singgung Faktor Ketidaknyamanan
Gerindra yakinkan PAN
Politikus Partai Gerindra Andre Rosiade meyakini kali ini, yakni pada Pilpres 2024, Prabowo bakal menang.
Oleh karena itu, Andre mengimbau Partai Amanat Nasional (PAN) agar segera menyatakan dukungan kepada Prabowo pada kontestasi tahun depan.
“Tentu karena kita sudah dua kali bekerja sama, hubungannya sangat harmonis, sangat baik. Harapan kami tentu kita bisa menuntaskan yang belum tuntas,” kata Andre kepada wartawan, Minggu (2/7/2023), dikutip dari Kompas.com.
“Apa yang belum tuntas, yaitu Pak Prabowo belum jadi presiden."
Pada Pilpres 2014, PAN bekerja sama dengan Gerindra dalam mendukung Prabowo dan Hatta Rajasa sebagai pasangan capres-cawapres. Namun, pasangan itu dikalahkan oleh pasangan Jokowi-Jusuf Kalla.
Baca: Politikus PDIP Effendi Simbolon Diduga Justru Dukung Prabowo, PDIP Ingatkan Kader
Lima tahun kemudian PAN kembali mendukung Prabowo yang kala itu didampingi oleh Sandiaga Uno sebagai capres. Akan tetapi, Prabowo kembali dikalahkan oleh Jokowi yang saat itu berpasangan dengan Ma’ruf Amin.
Meski Prabowo sudah dua kali mendulang kekalahan, Andre optimistis bahwa Prabowo bakal berjaya pada Pilpres 2024.
Atas keyakinan itu, Andre ingin PAN kembali memberikan kepercayaan kepada Gerindra dan Menteri Pertahanan itu.
“Mudah-mudahan dengan dukungan PAN yang ketiga kalinya di 2024, misi kita bisa tuntas dengan menghantarkan Pak Prabowo jadi presiden,” kata dia.
Hingga kini PAN belum menyatakan siapa capres yang didukungnya pada pilpres tahun depan. Akan tetapi, beberapa elite partai tersebut sudah berujar bahwa dukungan akan mengarah kepada pihak yang bersedia menjadikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres).
Sementara itu, Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi menegaskan pihaknya sedang menghitung lantaran tak ingin kalah tiga kali beruntun dalam pilpres.
Baca: Muncul Baliho Jokowi-Prabowo yang Kian Mesra, Sinyal Bahaya untuk PDIP?
Baca: Pengamat Sebut Prabowo & Ganjar Berebut Relawan Jokowi, Pilpres 2024 Bakal Panas
(Tribunnewswiki)
Baca berita lain tentang Pilpres 2024 di sini.