Laporkan ke Polisi
Kapolres Pangandaran, AKBP Hidayat membenarkan adanya laporan yang masuk ke Polres Pangandaran dan kini masih didalami petugas.
"Sudah (sudah ada laporan) dan sedang dimintai keterangan dulu saksi-saksinya. Artinya, masih proses penyelidikan," paparnya, Kamis (15/6/2023), dikutip dari TribunJabar.id.
Satu orang tua murid kelas 6 di SD Negeri 2 Kondangjajar, Widiansyah mengatakan, kasus serupa juga terjadi di sejumlah sekolah di wilayah Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran.
"Seperti, di SD Negeri 1 Cijulang atas nama Yayan yang sama orang tua murid kelas 6 sudah ada panggilan dari Polres Pangandaran," terangnya.
Widiansyah menjelaskan kasus yang terjadi di SD Negeri 1 Cijulang sudah dilaporkan ke petugas kepolisian seminggu yang lalu.
"Sudah itu, masih di SD Negeri 1 Cijulang, orang tuanya atas nama Asep yang sama katanya uang tabungan sekitar Rp 200 juta belum dikembalikan semua," tuturnya.
Ia menambahkan uang tabungan siswa di sekolah anaknya sebagian dipinjam guru dan komite sekolah.
"Waktu itu kan orang tua murid kumpul di saya, terus kita minta data ke guru. Dan itu, daftar tulisan itu yang dikasih guru," tandasnya.
Kemudian ada sejumlah uang yang dimasukkan pihak sekolah ke koperasi di Cijulang.
"Di koperasi tahun ini mungkin sedikit, tapi kan ada uang tabungan orang tua murid yang belum dikembalikan pada tahun belakang," jelas dia.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUAN)