Berkali-kali Menolak Dialog, Ridwan Kamil Tindak Tegas dan Minta Pihak Ponpes Al Zaytun Kooperatif

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil kali ini menindak tegas dan meminta pengurus pondok pesantren (ponpes) Al Zaytun untuk bersikap kooperatif.


zoom-inlihat foto
Gubernur-Jabar-Ridwan-Kamil.jpg
Tribun Jabar/ Muhamad Syarif Abdussalam
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil kali ini menindak tegas dan meminta pengurus pondok pesantren (ponpes) Al Zaytun untuk bersikap kooperatif. (Tribun Jabar/ Muhamad Syarif Abdussalam)


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil kali ini menindak tegas dan meminta pengurus pondok pesantren (ponpes) Al Zaytun untuk bersikap kooperatif.

Menurutnya, berdasarkan catatan, sudah beberapa kali Ponpes Al-Zaytun menolak pihak-pihak yang ingin melakukan dialog.

Hal itu disampaikan langsung oleh Ridwan Kamil, saat ditemui di Gedung Sate, Kota Bandung, pada Senin (19/6/2023).

"Kami meminta pihak Al-Zaytun untuk kooperatif, karena sudah beberapa kali dalam catatan sejarahnya sering menolak mereka yang mencoba untuk ber-Tabayyun atau berdialog untuk mengetahui," ujar Ridwan Kamil, dikutip dari TribunVideo.

Panji Gumilang, pendiri Ponpes Al Zaytun Indramayu.
Panji Gumilang, pendiri Ponpes Al Zaytun Indramayu. (Tangkapan Layar/YouTube/Al-Zaytun Official)

Baca: Mengenal Sosok Syekh Panji Gumilang, Pendiri Ponpes Al-Zaytun Indramayu yang Jadi Sorotan Publik

Gubernur yang akrab disapa Emil ini menambahkan, pengumpulan data dilakukan sebagai upaya Tabayun terkait isu ajaran sesat di Al-Zaytun.

"Kami juga tidak bisa melakukan keputusan tanpa fakta yang lengkap, jadi faktanya sedang dilengkapi selama tujuh hari oleh tim investigasi," ucapnya.

Melansir dari Kompas,com, sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jabar dan Organisasi keagamaan membentuk tim investigasi untuk mengumpulkan data dan fakta terkait dugaan ajaran sesat di Al-Zaytun, Indramayu.

Ketua MUI Pusat Anwar Abbas mengatakan, tim tersebut akan mengkaji persoalan dan pandangan keagamaan dari pimpinan Al Zaytun Panji Gumilang.

Baca: Tegas, Kemenag Ancam Cabut Izin Operasional Ponpes yang Lakukan Tindak Kekerasan

"MUI sudah membentuk tim untuk meneliti dan mengkaji tentang berbagai persoalan terkait dengan masalah sikap dan pandangan keagamaan dari Panji Gumilang," ucap Buya Anwar saat dihubungi melalui pesan singkat, Senin (19/6/2023), dikutip dari Kompas.com.

Saat ini, kata Buya Anwar, tim pengkajian mempersiapkan langkah untuk menemukan fakta yang terjadi di Al Zaytun.

"Tim sudah membuat persiapan dan melakukan langkah bagi mengumpulkan data dan fakta," ujar dia.

Sebelumnya, beredar kabar sejumlah kontroversi yang terjadi di Ponpes Al Zaytun seperti aliran sesat dan dugaan tindak pidana yang diduga dilakukan pimpinan Al Zaytun Panji Gumilang.

Baca: Izin Ponpes Shiddiqiyyah Dicabut, Banyak Santri Ketakutan dan Minta Dijemput Orang Tua

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengatakan, pembentukan tim investigasi ini merupakan kesepakatan dari hasil pertemuan dengan sejumlah kiai di Gedung Sate, sidang tadi.

"Kesimpulannya adalah kami membentuk tim investigasi yang akan bekerja selama 7 hari, karena prinsip kita harus hati-hati berkeadilan dan tabayyun," ujar Ridwan Kamil, saat ditemui di Gedung Sate, Senin (19/6/2023).

Menurutnya, jika nanti hasil tim investigasi menunjukkan adanya bukti pelanggaran- pelanggaran secara fiqih, syariat, dan administrasi, maka pemerintah baru akan melakukan tindakan.

"Maka akan ada tindakan- tindakan lain, tapi belum bisa disimpulkan, karena timnya baru akan bekerja selama 7 hari," katanya.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/YUSTICA)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Red CobeX (2010)

    Red CobeX adalah sebuah film komedi Indonesia yang
  • Film - Utusan Iblis (2025)

    Utusan Iblis adalah sebuah film horor Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved