“Kami juga akan berusaha untuk meyakinkan kepada beliau-beliau, gimana kalau saling mendukung, apa yang sudah menjadi keputusan yang terbaik untuk bangsa Indonesia ke depan,” katanya.
Kendati demikian, Mardiono mengaku tak akan memaksakan gagasan menduetkan Ganjar dengan Sandi. Dia berkata, dalam politik, yang harus diutamakan adalah negosiasi, bukan saling mengunci.
“Politik tidak memaksakan. Kalau memaksakan bukan demokrasi,” katanya.
Meski begitu, Mardiono menyebut bakal berupaya semaksimal mungkin untuk mewujudkan usulannya, memasangkan Ganjar dengan Sandiaga pada pemilihan mendatang.
“Kalau politik, lobi-lobi menghadirkan sebuah ide dan gagasan untuk membangun bangsa dan negara ini ke depan, enggak ada politik ini memaksakan, (kalau memaksakan) ya namanya otoriter,” ujarnya.
(TRIBUNNEWSWIKI)